Senin 23 Jan 2023 07:55 WIB

Kemenlu: Tidak Ada Korban WNI dalam Penembakan California

Penembakan massal terjadi di sebuah club di daerah Alhambra, California.

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nidia Zuraya
Polisi menutup Star Dance Studio di Monterey Park, California, Ahad, 22 Januari 2023. Seorang pria bersenjata membunuh banyak orang di ballroom studio dansa pada Sabtu (21/1/20223) malam di tengah perayaan Tahun Baru Imlek.
Foto: Foto AP/Jae C Hong
Polisi menutup Star Dance Studio di Monterey Park, California, Ahad, 22 Januari 2023. Seorang pria bersenjata membunuh banyak orang di ballroom studio dansa pada Sabtu (21/1/20223) malam di tengah perayaan Tahun Baru Imlek.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Sepuluh orang tewas dalam penembakan massal di Kota Monterey Park, California, Ahad (22/1/2023) malam waktu setempat. Tidak ada korban warga negara Indonesia (WNI) pada saat insiden itu berlangsung.

"KJRI Los Angeles telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan masyarakat Indonesia dan higga saat ini tidak terdapat informasi adanya korban WNI," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha dalam keterangannya, Senin (23/1/2023).

Baca Juga

Penembakan massal terjadi di sebuah club di daerah Alhambra, California pada pulul 22.22 waktu setempat. Laporan Sheriff setempat mencatat terdapat korban 20 orang saat penembakan beelangsung. 

"10 orang tewas dan lainnya mengalami luka ringan hingga kritis," demikian laporan tersebut.

Pelaku satu orang dan diidentifikasi laki-laki yang menggunakan senjata semi otomatis. Peristiwa penembakan terjadi ketika perayaan Imlek di Alhambra, yang dihadiri banyak komunitas Asia, telah selesai. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement