Monday, 15 Rajab 1444 / 06 February 2023

Pengunjung World Superbike Sirkuit Mandalika Ditargetkan Tembus 75 Ribu Orang

Selasa 17 Jan 2023 07:40 WIB

Red: Nora Azizah

Wisatawan berjalan usai berfoto di depan tulisan dan lambang sirkuit Mandalika di kompleks Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB.

Wisatawan berjalan usai berfoto di depan tulisan dan lambang sirkuit Mandalika di kompleks Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB.

Foto: ANTARA/Andika Wahyu
Tiket World Superbike Sirkuit Mandalika dibanderol mulai dari Rp 250 ribu.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menargetkan jumlah penonton balap motor World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 3-5 Maret 2023 mendatang sebanyak 75 ribu orang. "Saat peluncuran WSBK 2023 di Jakarta beberapa waktu lalu. Pak Menteri mematok jumlah penonton sebanyak 75 ribu orang," kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaluddin Maladi di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Senin (17/1/2023).

Ia mengatakan, pada awalnya ada tiga opsi usulan target jumlah penonton. ITDC dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menargetkan 60 ribu orang. Menparekraf targetkan 75 ribu orang, dan Gubernur NTB targetkan 100 ribu orang. Namun, akhirnya diputuskan 75 ribu orang.

Baca Juga

"Kenapa diputuskan 75 ribu orang, supaya wisatawan ke Lombok itu ramai. Seperti kata Pak Menteri, supaya orang Indonesia bangga dengan destinasi wisatanya sendiri," ujarnya.

Menurut mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman NTB ini, agar target tersebut bisa terwujud, MGPA memberi diskon sebesar 75 persen pada tiket yang telah dijual mulai Kamis. "Jadi WSBK 2023 nanti diharapkan bisa mengganggu kesuksesan WSBK pada November tahun lalu yang telah menarik minat lebih dari 51.629 orang penonton yang memadati sirkuit," terang Jamaluddin Maladi.

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melalui Dinas Pariwisata, tentu tidak akan berdiam diri. Bahkan, Kementerian Pariwisata juga siap memberikan dukungan untuk itu. Hal ini juga sejalan dengan target kunjungan wisatawan asing ke Indonesia oleh Kemenpar diharapkan bisa mencapai lima juta orang.

"Caranya bagaimana mengejar target itu, nanti seluruh destinasi wisata kita perbaiki, hospitality atau keramahan kita tingkatkan, begitu juga pelayanan hotel. Tadinya harga hotel mahal kita turunkan, hotel penuh ada homestay. Jadi, kita akan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pihak," ujarnya.

MGPA selaku promotor menyediakan diskon "early bird" 75 persen mulai tanggal 12-30 Januari untuk semua kategori, yaitu general admission, regular grandstand, premium grandstand, premier class dan deluxe class dengan kuota terbatas. Tiket terdiri dari tiket terusan selama tiga hari (Jumat-Sabtu-Minggu) yang dimulai pada harga Rp250.000 hingga Rp1.250.000.

Kemudian tiket harian pada Minggu mulai dari Rp250.000 hingga Rp1.250.000. Premier Class dibanderol Rp.5.500.000 dan Deluxe Class seharga Rp3.500.000. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Xplorin, Loket.com, Tiket.com, dan Mytours.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA