Jumat 23 Dec 2022 21:58 WIB

Satlantas Polresta Sidoarjo Imbau Pedagang tak Jual Kenalpot Brong

Penggunaan knalpot brong pada sepeda motor tidak sesuai peraturan tertib lalu lintas.

Satlantas Polresta Sidoarjo Imbau Pedagang tak Jual Kenalpot Brong (ilustrasi).
Foto: ANTARA/Anis Efizudin
Satlantas Polresta Sidoarjo Imbau Pedagang tak Jual Kenalpot Brong (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,SIDOARJO -- Petugas Satlantas Polresta Sidoarjo Jawa Timur mengimbau kepada pedagang pasar loak tidak menjual kenalpot brongatau knalpot tidak menggunakan partisi saat pelaksanaan perayaan tahun baru di kabupaten setempat.

Waksatlantas Polresta Sidoarjo AKP Meita Anisa Saputra mengatakan penggunaan knalpot brong pada sepeda motor tidak sesuai peraturan tertib lalu lintas karena mengganggu kenyamanan masyarakat. "Kami menghimbau kepada para pedagang, agar tidak menjual kenalpot brong guna menjaga kenyamanan dan kondusifitas Natal 2022 dan Tahun Baru 2023," katanya di sela "blusukan" ke lapak-lapak pasar loak Tenggulunan, Candi, Sidoarjo, Jumat (23/12/2022).

Baca Juga

Ia mengatakan, untuk mewujudkan kenyamanan selama pelaksanaan Natal dan tahun baru Polresta Sidoarjo akan terus mengedukasi masyarakat supaya tertib lalu lintas. "Pelarangan pemasangan knalpot brong dapat mengganggu pengguna jalan lainnya," katanya.

Ia mengimbau juga kepada semua masyarakat yang merayakan dalam penyambutan datangnya tahun baru, dengan kegiatan yang bermanfaat, tidak mengganggu orang lain. "Termasuk tidak melakukan konvoi kendaraan bermotor, apalagi menggunakan kenalpot brong," katanya.

Di sisi lain, saat pelaksanaan Natal dan tahun petugas Polresta Sidoarjo juga melakukan vaksinasi COVID-19 kepada jemaat gereja di wilayah setempat. "COVID-19 masih ada, di saat ibadah Hari Raya Natal 2022, kami berharap jangan lengah. Tetap patuhi protokol kesehatan dan bagi yang belum vaksin dosis kedua maupun ketiga silahkan melakukan vaksinasi di layanan yang telah kami sediakan," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Sementara Pendeta Franklin P. Lumoindong dari Gereja Elohim Sidoarjo menyatakan pihaknya menerapkan aturan protokol kesehatan dan wajib vaksin bagi jemaat yang belum melakukan suntikan dosis kedua maupun ketiga. "Ini demi kebaikan kita bersama, agar ibadah berlangsung lancar dan sehat," ucapnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement