Thursday, 18 Rajab 1444 / 09 February 2023

Kali Cibarengkok Meluap, Ratusan Rumah di Klapanunggal Kebanjiran

Sabtu 10 Dec 2022 08:01 WIB

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Erik Purnama Putra

Sejumlah warga membersihkan jalan yang tertutup lumpur di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/6/2022).

Sejumlah warga membersihkan jalan yang tertutup lumpur di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/6/2022).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Tembok pembatas jebol, ratusan rumah di Klapanunggal, Kabupaten Bogor kebanjiran.

REPUBLIKA.CO.ID,  BOGOR -- Ratusan rumah warga di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, terdampak banjir akibat meluapnya aliran Kali Cibarengkok. Pada Jumat (9/12/2022) sore, tembok pembatas antara kali dan perumahan jebol sehingga aliran air meluap ke permukiman warga.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Aris Nurjatmiko, mengatakan, banjir terjadi ketika hujan deras yang cukup lama melanda kawasan tersebut. Air meluap ke permukiman warga dan jalan raya setinggi sekitar lima hingga 100 sentimeter (cm).

"Dan mengakibatkan kemacetan karena banyak kendaraan lewat yang mogok dan berhenti di pinggir jalan. Saat ini air surah surut,” kata Aris di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/12/2022).

Aris menyebutkan, wilayah yang kebanjiran, meliputi Perumahan Griya PMI Asri, Perumahan Pesona Prima Cikahuripan 5, Perumahan Pesona Prima, Perumahan Cileungsi Asri 2, Perumahan Kahuripan Mas, dan Kampung Cipari.

Menurut dia, bukan hanya rumah warga, terdapat fasilitas umum jalan raya dan dua tempat ibadah, juga ikut terdampak banjir. "Total 670 kepala keluarga (KK) dengan 2.130 jiwa terdampak banjir," sebut Aris.

Dia menjelaskan, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan. Warga pun tidak ada yang mengungsi lantaran air yang meluap tak lama langsung berangsur surut.

"Saat ini air yang meluap sudah mulai berangsur surut dan kemacetan dari ke dua arah dampak air yang meluap saat ini sudah diurai oleh petugas dan warga setempat," kata Aris.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA