Tuesday, 16 Rajab 1444 / 07 February 2023

Arab Saudi Peringatkan Krisis Kemanusiaan Global Akan Meningkat pada 2023

Sabtu 10 Dec 2022 08:25 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Muhammad Fakhruddin

Arab Saudi Peringatkan Krisis Kemanusiaan Global Akan Meningkat pada 2023 (ilustrasi).

Arab Saudi Peringatkan Krisis Kemanusiaan Global Akan Meningkat pada 2023 (ilustrasi).

Foto: Anadolu Agency
Situasi akan semakin buruk karena faktor-faktor seperti kesenjangan ekonomi.

REPUBLIKA.CO.ID,NEWYORK -- Kebutuhan kemanusiaan diprediksi akan meningkat di seluruh dunia pada tahun depan. Kondisi ini disebut membutuhkan solidaritas di antara komunitas internasional dan dukungan berkelanjutan dari para donor di dalam PBB.

Kekhawatiran itu dijelaskan Aqil Al-Ghamdi, Asisten Direktur Jenderal pengawas untuk perencanaan dan pengembangan di Pusat Bantuan dan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman atau juga dikenal sebagai KSRelief. Ia mengatakan daerah yang paling parah terkena dampak krisis yang meningkat adalah Tanduk Afrika, wilayah Sahel, Great Lakes, Haiti, dan Ukraina.

Baca Juga

Dilansir dari Arab News, Jumat (9/12/2022), situasi mereka akan semakin buruk karena faktor-faktor seperti kesenjangan ekonomi, perubahan iklim, kekurangan pangan, kenaikan harga bahan bakar dan pupuk, pandemi Covid-19, wabah ebola dan kolera. Semua itu akan berdampak melumpuhkan situasi kemanusiaan.

Dia berbicara pada pertemuan tingkat tinggi kelompok pendukung donor untuk Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan di New York pada hari Rabu (10/12/2022).

Al-Ghamdi, yang memimpin pertemuan tersebut, mengatakan bahwa OCHA harus menghadapi tantangan yang lebih besar pada tahun 2023, yang membutuhkan tanggapan yang bersatu dan dukungan yang berkelanjutan dari kelompok tersebut.

Dia merinci rencana strategis OCHA untuk periode 2023 hingga 2026, dan anggaran kantor untuk tahun mendatang. Dia memuji kemajuan yang telah dicapai, terutama terkait dengan penetapan prioritas dan pembentukan panitia pengarah anggaran untuk membantu mengalokasikan sumber daya berdasarkan tingkat kebutuhan.

Joyce Msuya, Asisten Sekretaris Jenderal OCHA untuk urusan kemanusiaan dan wakil koordinator bantuan darurat mengatakan, kantor tersebut menghargai tawaran anggota kelompok donor untuk memobilisasi dukungan mereka. Terutama dalam hal pendanaan, mengingat kondisi ekonomi sebagian besar negara. Dia juga menekankan upaya kantor untuk menggunakan sumber daya yang tersedia secara efisien.

Julie Billings, kepala perencanaan strategis, penganggaran, dan keuangan di OCHA, membahas anggaran kantor tahun 2023 dan beberapa langkah yang diambil. Dia mengatakan terus-menerus mengevaluasi biro-biro di seluruh dunia untuk menetapkan kebutuhan keuangan, dan mengurangi dukungan ke daerah-daerah di mana situasi kemanusiaan telah membaik sehingga dana dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan prioritas di tempat lain.

Al-Ghamdi, kepala kelompok donor dan perwakilan Kerajaan, berterima kasih kepada perwakilan OCHA dan anggota kelompok donor karena menghadiri pertemuan dua hari dan kontribusi mereka yang berharga. Dia mengundang mereka ke pertemuan keempat kelompok tingkat tinggi, yang dijadwalkan berlangsung di Riyadh pada bulan Februari, bersamaan dengan Forum Kemanusiaan Internasional Riyadh. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA