Monday, 15 Rajab 1444 / 06 February 2023

Penyelidikan Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres Akhirnya Dihentikan

Jumat 09 Dec 2022 20:47 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Nashih Nashrullah

Polisi membuka garis polisi pada TKP penemuan empat jasad di Perumahan Citra Grand Extension, Kalideres, Jakarta, Rabu (16/11/2022). Tim gabungan dari Inafis Polri, Puslabfor Bareskrim Polri, Dokter Forensik, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat melakukan olah TKP untuk menyelidiki kasus penemuan empat jasad yang tewas mengenaskan. Republika/Putra M. Akbar

Polisi membuka garis polisi pada TKP penemuan empat jasad di Perumahan Citra Grand Extension, Kalideres, Jakarta, Rabu (16/11/2022). Tim gabungan dari Inafis Polri, Puslabfor Bareskrim Polri, Dokter Forensik, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat melakukan olah TKP untuk menyelidiki kasus penemuan empat jasad yang tewas mengenaskan. Republika/Putra M. Akbar

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus kematian keluarga di Kalideres

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik Polda Metro Jaya akhirnya menghentikan penyelidikan kasus satu keluarga yang ditemukan meninggal di dalam sebuah rumah di Kompleks Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat. 

Penyelidikan dihentikan karena penyidik tidak menemukan adanya tindak pidana yang mengakibatkan empat orang korban meninggal dunia. 

Baca Juga

“Kesimpulan akhir tidak ditemukan peristiwa pidana dan ditemukan motif ataupun alasan kematian. Kasus ini akan kami hentikan penyelidikannya. Hasil penyelidikan kami yang sangat detail dengam scientific investigation, kematian wajar dalam kondisi tidak wajar,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (9/12/2022). 

Sebenarnya, menurut Hengki, penyidik bersama tim ahli telah mencoba mendalami dengan berbagai kemungkinan terkait penyebab kematian satu keluarga tersebut. 

Namun tetap tidak ditemukan adanya unsur pidana, seperti pencurian dengan kekerasan ataupun pembunuhan. Termasuk tidak ditemukan bukti, jika salah satu atau semuanya meninggal karena bunuh diri.  

"Dari hasil penyelidikan secara inter-kolaborasi profesi, tidak ditemukan adanya peristiwa pidana dan motif ataupun alasan kematian keempat korban berupa bunuh diri ataupun pembunuhan,” ungkap Hengki. 

Sebelumnya, Polda Metro Jaya beserta tim gabungan mengungkapkan penyebab dan urutan kematian satu keluarga yang jasadnya ditemukan di Perumahan Kompleks Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat, pada Kamis (10/11/2022) lalu. Hal itu diketahui melalui penyelidikan berbasis scientific crime investigation. 

"Urutan kematian sebagai berikut. Pertama Rudyanto akibat permasalahan saluran cerna," ujar dokter forensik Asri M. Pralebda dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2022). 

Kemudian, lanjut Asri, korban kedua yang meninggal adalah istri dari Rudyanto yaitu Reni Margaretha Gunawan. 

Dari hasil pemeriksaan Reni meninggal karena menderita sakit kanker payudara. Lalu korban ketiga yang meninggal adalah Budyanto karena serangan jantung, dan terakhir Dian disebabkan oleh gangguan pernapasan.  

Selain karena sakit, keempat korban juga diduga ada kepasrahan secara psikologi menghadapi kematian setelah sempat berusaha tapi tak membuahkan hasil. 

Ditambah keluarga Kalideres ini telah mengasingkan diri dari kerabat-kerabatnya selama dua dekade terakhir. Akibat sangat lama tidak ada komunikasi, maka meminta pertolongan dari keluarga kerabatnya menjadi berat.  

"Mengasingkan diri mereka sejak lama sekitar 20 tahunan, sehingga komunikasi dengan kerabat sudah terputus. Ini menyebabkan mereka sungkan dan enggan untuk meminta pertolongan atau dukungan," tutur Ketua Tim Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) Reni Kusumawardhani.    

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA