Sunday, 7 Rajab 1444 / 29 January 2023

Ini Lima Tempat Wisata Paling Ramai di Kota Bogor

Jumat 09 Dec 2022 13:43 WIB

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Ratna Puspita

Bunga Rafflesia Arnoldii di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat.

Bunga Rafflesia Arnoldii di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat.

Foto: ANTARA/Arif Firmansyah
Angka kunjungan wisatawan paling tinggi di Kota Bogor dipegang oleh Kebun Raya.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Dinas Pariwisatan dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor mencatat ada lima tempat wisata yang paling ramai dikunjungi di Kota Bogor. Rekapitulasi jumlah wisatawan ini terhitung sejak Desember 2021.

Kepala Bidang Pariwisat Disparbud Kota Bogor, Ferry Firmansyah, menyebutkan tempat wisata yang paling banyak dikunjungi, yakni Kebun Raya Bogor, The Jungle, Kuntum Farmfield, SKI Tajur, dan Kampung Edu Wisata Mulyaharja. “Tempat wisata ini paling banyak dikunjungi pada bulan Desember,” kata Ferry, Jumat (9/12/2022).

Baca Juga

Kebun Raya Bogor yang merupakan kebun botani dengan luas mencapai 87 hektare. The Jungle merupakan tempat rekreasi keluarga yang menawarkan berbagai wahana air. 

Kuntum Farmfield cocok bagi wisatawan yang menyukai argowisata karena menawarkan perkebunan, dan pertanian, termasuk bisa memberi makan hewan ternak. SKI Tajur menawarkan wisata paket lengkap seperti permainan anak-anak, tempat belanja, dan tempat makan. Kampung Edu Wisata Mulyaharja. Kampung Edu Wisata Mulyaharja merupakan desa wisata yang masih memiliki lahan persawahan di Kota Bogor.

Ferry memaparkan, angka kunjungan sejak Desember 2021 tercatat paling tinggi dipegang oleh Kebun Raya Bogor. Hampir setahun terakhir, jumlah kunjungan ke Kebun Raya Bogor sebanyak 79.957 wisatawan.

Pada urutan kedua, lanjut dia, The Jungle Waterpark di Kecamatan Bogor Selatan dikunjungi oleh 55.466 pengunjung. Berikutnya Kuntum Farmfield sebanyak 8.200 pengunjung.

“Kemudian berdasarkan urutan, SKI Tajur didatangi 6.734 pengunjung dan Edu Wisata Mulyaharja sebanyak 3.518 pengunjung,” sebutnya.

Ferry mengatakan, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), lokasi wisata ini berpotensi mengalami lonjakan pengunjung. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor.

“Covid yang mereda, libur panjang, kebutuhan berwisata sudah jadi kebutuhan yang penting bagi mayoritas masyarakat sekarang,” jelasnya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA