Wednesday, 17 Rajab 1444 / 08 February 2023

Pasukan Rusia Coba Rebut Kembali Beberapa Wilayah di Ukraina

Jumat 09 Dec 2022 11:25 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Friska Yolandha

 Sebuah kendaraan artileri self-propelled menembak di dekat Bakhmut, wilayah Donetsk, Ukraina, Kamis, 10 November 2022. Pejabat Ukraina mengatakan pasukan Rusia menembaki seluruh garis depan wilayah Donetsk di Ukraina timur.

Sebuah kendaraan artileri self-propelled menembak di dekat Bakhmut, wilayah Donetsk, Ukraina, Kamis, 10 November 2022. Pejabat Ukraina mengatakan pasukan Rusia menembaki seluruh garis depan wilayah Donetsk di Ukraina timur.

Foto: AP Photo/Roman Chop
Rusia ingin menguasai kembali lahan luas yang sempat Rusia duduki selama invasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BAKHMUT -- Pejabat Ukraina mengatakan pasukan Rusia menembaki seluruh garis depan wilayah Donetsk di Ukraina timur. Tampaknya Kremlin ingin menguasai kembali lahan luas yang sempat Rusia duduki selama invasi.

Dalam sebuah wawancara di televisi, Gubernur Donetsk Pavlo Kyrylenko mengatakan pertempuran sengit terjadi di dekat Kota Bakhmut dan Avdiivka. Kyrylenko mengatakan tembakan artileri ke Kota Toretsk di barat daya Bakhmut menewaskan satu orang dan merusak 12 gedung.

Baca Juga

Ia mengatakan "seluruh garis depan ditembaki" dan pasukan Rusia juga mencoba bergerak maju ke Kota Lyman yang berhasil pasukan Ukraina rebut kembali pada November lalu. Salah satu pukulan bagi Rusia dalam invasi ke negara tetangganya bulan Februari lalu.

Pasukan Ukraina membalas serangan dengan rentetan tembakan roket di Bakhmut dan sebagian daerah di wilayah Donetsk yang berbatasan dengan Provinsi Luhansk.  

Komando militer Ukraina mengatakan tembakan artileri Rusia menyerang infrastruktur sipil di Kota Kupiansk dan Zolochiv di timur laut Kharkiv dan Ochakiv di wilayah Mykolaiv. Di aplikasi kirim pesan Telegram, Gubernur Kharkiv Oleh Synehubov mengatakan unit-unit anti pesawat Ukraina menembak jatuh beberapa rudal di wilayah Kharkiv.

Laporan dari medan pertempuran belum dapat diverifikasi secara independen. 

 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA