Monday, 8 Rajab 1444 / 30 January 2023

Ekonomi Sedang Susah, Prabowo Ajak Warga Jaga Kerukunan

Jumat 09 Dec 2022 05:51 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto.

Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto.

Foto: Republika/Prayogi
Dikarenakan perang Ukraina dengan Rusia, tentu harga-harganya naik.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meminta masyarakat khususnya di wilayah Turen, Kabupaten Malang, untuk bisa menjaga kerukunan dan keamanan antarwarga. Prabowo mengatakan, dalam upaya untuk menjaga kerukunan dan keamanan di tengah masyarakat, perlu ada kerja sama yang baik antarwarga, TNI, Polri, pemerintah desa, termasuk dengan pemerintah daerah.

"Bapak ibu sekalian, kita harus selalu rukun dan harus bekerja sama dengan baik antar warga. Kemudian dengan pimpinan desa, TNI, Polri termasuk pemerintah daerah," kata Prabowo di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (9/12/2022).

Prabowo menjelaskan, dampak pandemi penyakit akibat penyebaran virus Corona juga masih dirasakan. Namun, pemerintah Indonesia mampu menangani pandemi tersebut dengan baik, seiring dengan menurunnya kasus konfirmasi positif Covid-19.

Menurut Prabowo, selain dampak pandemi Covid-19, juga ada dampak dari perang antara Ukraina dengan Rusia yang dirasakan masyarakat Indonesia. Hal tersebut diakuinya memang berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat.

 

"Sekarang ekonomi sedang susah di seluruh dunia, karena dampak Covid-19 dan perang Ukraina dengan Rusia. Mereka produsen minyak, gas, pupuk dan jagung, Dan dikarenakan perang itu, tentu harga-harganya naik," kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyapa ratusan warga yang berada di wilayah Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Dia juga mengunjungi pabrik PT Pindad di Turen. Prabowo juga memberikan bantuan kepada 200 warga setempat serta menyerahkan sepuluh sepeda motor trail untuk Komando Rayon Militer (Koramil) 0818/14 Turen.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA