Tuesday, 9 Rajab 1444 / 31 January 2023

Kagama dan Universitas NU Cetak SDM Teknologi Informasi di Indonesia Timur

Jumat 09 Dec 2022 01:51 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

PT Global Edukasi Talenta Incubator bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) dan Universitas Nahdlatul Ulama (NU) mendorong ekonomi dan industri UMKM di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pasca gelaran MotoGP dan WSBK 2022 di Mandalika.

PT Global Edukasi Talenta Incubator bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) dan Universitas Nahdlatul Ulama (NU) mendorong ekonomi dan industri UMKM di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pasca gelaran MotoGP dan WSBK 2022 di Mandalika.

Foto: istimewa
SDM teknologi informasi dibutuhkan di Indonesia Timur khususnya di Mandalika NTB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Global Edukasi Talenta Incubator bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) dan Universitas Nahdlatul Ulama (NU) mendorong ekonomi dan industri UMKM di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pasca gelaran MotoGP dan WSBK 2022 di Mandalika.

Direktur Utama Global Edukasi Talenta Incubator Amalia Prabowo mengatakan, pihaknya berkomitmen mencetak sumber daya manusia kompeten dan profesional yang siap memenuhi kebutuhan berbagai industri, khususnya sektor teknologi informasi dan pemasaran digital.

"Provinsi NTB dengan salah satu ikonnya, Sirkuit Mandalika akan terus tumbuh sehingga membutuhkan SDM kompeten berbagai bidang, termasuk di dalamnya bidang TI dan pemasaran digital," ujarnya dalam keterangan tulis, Kamis (8/12/2022).

Mengusung tema Belajar Merancang Pemrograman Aplikasi Dasar Python Bagi Calon Pengembang Software, pelatihan ini diselenggarakan secara tatap muka untuk memudahkan para peserta dalam menyerap materi.

“Pelatihan ini bertujuan untuk mencetak peserta agar paham dan mampu menjalankan pemrograman dasar menggunakan bahasa Python, yang kemudian dapat menjadi tahap awal untuk mengembangkan aplikasi lanjutan terutama untuk mendukung industri UMKM di NTB,” ujar Instruktur Utama Jian Budiarto.

Menurutnya bahasa pemrograman Phyton dapat digunakan berbagai kepentingan seperti pembuatan game, baik offline maupun online, website maintenance, machine learning hingga mendukung fitur-fitur dalam media sosial yang berguna UMKM di NTB.

Salah satu peserta pelatihan yang bekerja sebagai freelance, Faris mengatakan, pelatihan ini sangat bagus dan berguna untuk mencari pekerjaan era pasca pandemi.

"Pematerinya juga sangat cerdas dan kompeten dalam membawakan kelas, sehingga pelatihannya mudah dimengerti dan menyenangkan," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA