Wednesday, 17 Rajab 1444 / 08 February 2023

Tersangka Perampokan Mati di Tahanan, Empat Anggota Polisi Dinonaktifkan

Jumat 09 Dec 2022 00:27 WIB

Red: Ratna Puspita

Sebanyak empat oknum polisi yang bertugas di Polres Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dinonaktifkan terkait kasus penganiayaan berujung kematian terhadap seorang tersangka perampokan berinisial AD.

Sebanyak empat oknum polisi yang bertugas di Polres Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dinonaktifkan terkait kasus penganiayaan berujung kematian terhadap seorang tersangka perampokan berinisial AD.

Foto: Antara/M Agung Rajasa
Kasus penganiayaan berujung kematian terhadap seorang tersangka perampokan.

REPUBLIKA.CO.ID, TAPANULI SELATAN -- Sebanyak empat oknum polisi yang bertugas di Polres Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dinonaktifkan terkait kasus penganiayaan berujung kematian terhadap seorang tersangka perampokan berinisial AD. Keempat personel polisi tersebut masing-masing Briptu RR, Briptu RA, Bripda A dan Briptu B.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Imam mengatakan bahwa keempat personel polisi tersebut dinonaktifkan dari tugas mereka untuk menjalani pemeriksaan. "Mereka akan ditempatkan di tempat khusus guna proses pemeriksaan," katanya, Kamis (8/12/2022).

Baca Juga

Kapolres mengatakan bahwa keempat personel itu terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri tentang etika kelembagaan. "Mereka diduga kuat melakukan penganiayaan terhadap AD," ujarnya.

Sebelumnya, personel Polres Tapanuli Selatan menangkap tersangka AD bersama rekannya SP dan IH pada Ahad (4/12/2022) terkait kasus perampokan sadis berupa 900 gram emas dan uang tunai Rp10 juta milik korbannya. Kemudian pada Senin (5/12/2022), petugas ruang tahanan mendapati AD dalam kondisi lemas. 

Petugas lalu membawa AD ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, tetapi nyawanya tidak tertolong.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA