Monday, 15 Rajab 1444 / 06 February 2023

Presiden Xi: Hubungan China dan Teluk Dorong Pola Baru Kerja Sama Energi

Kamis 08 Dec 2022 23:53 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Teguh Firmansyah

 Foto selebaran yang disediakan oleh Pengadilan Kerajaan Saudi menunjukkan Raja Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud (C-R) menyambut Presiden China Xi Jinping (C-L) selama kunjungannya di Riyadh, Arab Saudi, Kamis, 8 Desember 2022. Presiden China Xi Jinping berada di tiga kunjungan kerja sehari ke Arab Saudi, dalam rangka memperkuat hubungan kedua negara, serta pertemuan puncak dengan anggota Dewan Kerjasama Teluk dan pertemuan puncak China-Arab yang lebih luas.

Foto selebaran yang disediakan oleh Pengadilan Kerajaan Saudi menunjukkan Raja Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud (C-R) menyambut Presiden China Xi Jinping (C-L) selama kunjungannya di Riyadh, Arab Saudi, Kamis, 8 Desember 2022. Presiden China Xi Jinping berada di tiga kunjungan kerja sehari ke Arab Saudi, dalam rangka memperkuat hubungan kedua negara, serta pertemuan puncak dengan anggota Dewan Kerjasama Teluk dan pertemuan puncak China-Arab yang lebih luas.

Foto: EPA-EFE/BANDAR ALJALOUD
Presiden China Xi Jinping mengunjungi Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Presiden China, Xi Jinping, pada Kamis (8/12) mengatakan, China akan bekerja sama dengan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) mendorong pola baru kerja sama energi. Xi sedang berada di Arab Saudi dalam rangka kunjungan kenegaraan.

Xi mengatakan, kunjungan ini akan meneruskan persahabatan tradisional antara China dan Saudi. Termasuk  mengantarkan era baru dalam hubungan China dengan dunia Arab, negara-negara Arab di Teluk, dan Arab Saudi.

Baca Juga

 “Secara kolektif, China telah menjalin kemitraan strategis yang berorientasi masa depan dari kerja sama komprehensif dan pembangunan bersama dengan semua Negara Arab,” kata Xi, dilaporkan Middle East Monitor.

 Xi menekankan dukungan China untuk negara-negara Arab yang mempertahankan kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas wilayah. Xi tiba di Arab Saudi pada Rabu (7/12) malam dalam kunjungan resmi selama tiga hari.

Selama kunjungan di Saudi, Xi akan menghadiri KTT China-Arab  dan  KTT China-Teluk di Ibu Kota Riyadh.  Dia juga akan mengadakan pembicaraan puncak dengan Raja Saudi Salman bin Abdulaziz.

 Kunjungan Presiden China itu dilakukan tiga bulan setelah Presiden AS Joe Biden mengunjungi Riyadh, di tengah krisis energi akibat intervensi Rusia di Ukraina. Kunjungan terakhir Xi ke Arab Saudi adalah pada 2016.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA