Wednesday, 10 Rajab 1444 / 01 February 2023

Masuki Masa Kritis, Pengerjaan Track Kereta Cepat Dikejar

Kamis 08 Dec 2022 20:23 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Bilal Ramadhan

Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) menjalani uji operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pengerjaan track kereta cepat dikejar karena saat ini memasuki masa kritis.

Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) menjalani uji operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pengerjaan track kereta cepat dikejar karena saat ini memasuki masa kritis.

Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Pengerjaan track kereta cepat dikejar karena saat ini memasuki masa kritis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Plt Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Risal Wasal mengungkapkan saat ini pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) terus dilakukan. Kereta cepat yang beroperasi di jalur sepanjang 142,3 kilometer itu akan melewati empat stasiun yakni Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar.

"Progres konstruksi per Desember 2022 mencapai 91,7 persen berdasarkan perhitungan nilai investasi aktual yang dikeluarkan," kata Risal dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR, Kamis (8/12/2022).

Baca Juga

Sementara itu, Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi memastikan saat ini pengerjaan terus melanjutkan pembangunan track laying. Begitu juga pengerjaan listrik aliran atas dan beberapa perangkat persinyalan.

Dwiyana memastikan pembangunan track laying sudah hampir 50 kilometer double track atau jalur ganda. "Ini artinya sudah mencapai sekitar 100 kilometer progres pengerjaan track laying," ujar Dwiyana.

Selain itu, pengerjaan track laying juga akan dilanjutkan dari arah Bandung ke Jakarta. Jika dilihat secara fisik, Dwiyana menyatakan progres pemasangan rel sudah sampai Stasiun Padalarang.

Dwiyana menambahkan pengejaan semua tunnel juga sudah diselesaikan. Begitu juga dengan pengerjaan jembatan dan jalur layang sudah diselesaikan sepanjang 142 kilometer.

Dwiyana menegaskan, pengerjaan track laying termasuk stasiun dan konstruksi lainnya dipercepat. "Saat ini memasuki masa kritis karena waktu tersisa sangat ketat sehingga seluruh kontraktor menambah sumber daya melebihi dari waktu sebelumnya," ungkap Dwiyana.

KCIC menargetkan pada 30 Juni 2023 semua pembangunan stasiun sudah selesai. Termasuk juga pembangunan Stasiun Padalarang selesai secara parsial. Lalu pada 30 Juni 2023 juga ditargetkan pengujian dan commissioning dan uji coba sarana prasarana terintegrasi selesai.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA