Tuesday, 16 Rajab 1444 / 07 February 2023

Survei Poltracking, Kepuasaan Terhadap Kinerja Prabowo dan Erick Tertinggi

Kamis 08 Dec 2022 17:04 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Bilal Ramadhan

Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Dalam survei Poltracking kepuasan terhadap kinerja Prabowo dan Erick Thohir tertinggi.

Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Dalam survei Poltracking kepuasan terhadap kinerja Prabowo dan Erick Thohir tertinggi.

Foto: Bumn
Dalam survei Poltracking kepuasan terhadap kinerja Prabowo dan Erick Thohir tertinggi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Poltracking Indonesia merilis hasil survei terkait evaluasi kinerja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin jelang berakhirnya 2022. Salah satunya terkait kepuasan publik terhadap para menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Hasilnya, Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berada di urutan teratas dengan 61,4 persen. Terbagi atas sangat puas (8,9 persen) dan cukup puas (52,5 persen).

Baca Juga

"(Kedua) Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir 59,4 persen, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno 57,7 persen, dan Panglima TNI Andika Perkasa 56,9 persen," ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR dalam rilis daringnya, Kamis (8/12).

Selanjutnya adalah Menteri Sosial Tri Rismaharini (54,7 persen), Menteri Keuangan Sri Mulyani (53,4 persen), Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD (53,3 persen), dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (52,9 persen). Lalu, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia (52,3 persen) dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim (52,2 persen).

Kemudian ada nama Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo (52,2 persen), Menteri ATR/Badan Pertanahan Hadi Tjahjanto (51,8 persen), dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (51,7 persen). Selanjutnya adalah Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (51,6 persen), dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (51,5 persen).

Kendati demikian, sebanyak 42,8 persen publik menyatakan setuju jika Presiden Jokowi melakukan reshuffle atau perombakan kabinet. Terbagi atas sangat setuju (10,0 persen) dan cukup setuju (32,8 persen).

"Sementara publik yang mengatakan tidak setuju, gabungan dari kurang setuju dan sangat tidak setuju 25,5 persen," ujar Hanta.

Poltracking Indonesia melakukan survei dengan wawancara tatap muka pada 21 hingga 27 November 2022. Jumlah responden sebanyak 1.220, dengan metode sampel menggunakan metode multistage random sampling.

Margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun surveyor minimal adalah mahasiswa yang sudah mendapatkan pelatihan survei.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA