Thursday, 11 Rajab 1444 / 02 February 2023

Anggota Polsek Astanaanyar Jalani Trauma Healing

Kamis 08 Dec 2022 13:27 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Ratna Puspita

Anggota Polsek Astana Anyar yang menjadi korban ledakan bom bunuh diri dan anggota lainnya menjalani trauma healing yang diinisiasi oleh Polda Jawa Barat dan Polrestabes Bandung. Mereka diberi pendampingan oleh tim ahli dari sisi psikologis.

Anggota Polsek Astana Anyar yang menjadi korban ledakan bom bunuh diri dan anggota lainnya menjalani trauma healing yang diinisiasi oleh Polda Jawa Barat dan Polrestabes Bandung. Mereka diberi pendampingan oleh tim ahli dari sisi psikologis.

Foto: Istimewa
Trauma healing dilakukan agar kondisi psikologis anggota polsek dapat pulih pascabom.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Anggota Polsek Astanaanyar yang menjadi korban ledakan bom bunuh diri dan anggota lainnya menjalani trauma healing yang diinisiasi oleh Polda Jawa Barat dan Polrestabes Bandung. Mereka diberi pendampingan oleh tim ahli dari sisi psikologis. 

"Kita berikan pendampingan trauma healing untuk anggota Polsek Astana Anyar," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung, Kamis (8/12/2022). 

Baca Juga

Ia menuturkan trauma healing dilakukan agar kondisi psikologis anggota polsek dapat pulih pascabom bunuh diri. Trauma healing akan diberikan secara bertahap kepada anggota. 

"Kami dampingi anggota untuk memulihkan kondisi psikologinya," katanya. 

photo
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung - (Edi Yusuf/Republika)
Sebelumnya, korban bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Rabu (7/12/2022) bertambah dari sembilan orang menjadi sebelas orang. Salah satu korban meninggal dunia, yaitu anggota polsek Aipda Sofian.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana mengatakan peristiwa bom bunuh diri terjadi sekitar pukul 08.00 Wib di Polsek Astanaanyar saat anggota apel. Pelaku memaksa untuk masuk bahkan sempat mengacungkan senjata tajam kepada anggota. 

"Pelaku berada di dalam dan memaksa untuk mendekati anggota kita yang sedang apel lalu ditahan oleh beberapa anggota untuk tidak mendekat, pelaku tetap berkehendak untuk mendekati anggota dan mengacungkan sebuah pisau tiba-tiba terjadi ledakan," ujarnya, Rabu (7/12/2022). 

Akibat ledakan tersebut sebelas orang menjadi korban. Sepuluh anggota polisi mengalami luka-luka, dan seorang warga Nurhasanah yang sedang berjalan melewati polsek mengalami luka ringan. Satu orang di antaranya Aipda Sofian meninggal dunia.

"Sembilan masih dalam kategori luka-luka diakibatkan pecahan serpihan ledakan tersebut. Satu anggota atas nama Ibu Nurhasanah itu mengalami luka ringan," katanya. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA