Wednesday, 10 Rajab 1444 / 01 February 2023

Sambo Bantah Janjikan Uang ke Eliezer, Ricky, dan Kuat

Rabu 07 Dec 2022 20:06 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Terdakwa Ferdy Sambo bersiap memberikan keterangan saksi dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Richard Eliezer, Kuat Maruf dan Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022). Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan terdakwa Ferdy Sambo dan Kepala Biro Provos Divpropam Polri Brigjen Benny Ali sebagai saksi dalam sidang lanjutan terkait perkara dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Republika/Thoudy Badai

Terdakwa Ferdy Sambo bersiap memberikan keterangan saksi dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Richard Eliezer, Kuat Maruf dan Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022). Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan terdakwa Ferdy Sambo dan Kepala Biro Provos Divpropam Polri Brigjen Benny Ali sebagai saksi dalam sidang lanjutan terkait perkara dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Republika/Thoudy Badai

Foto: Republika/Thoudy Badai
Sambo mengaku hanya berjanji akan merawat keluarga mereka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Ferdy Sambo, membantah pernyataan bahwa ia menjanjikan uang kepada terdakwa Richard Eliezer, terdakwa Ricky Rizal, dan terdakwa Kuat Ma'ruf.

"Saya tidak menjanjikan uang, Yang Mulia," kata Sambo ketika menyampaikan kesaksian dalam persidangan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu.

Baca Juga

Sambo menegaskan bahwa perihal yang ia janjikan adalah akan merawat dan menjaga keluarga mereka, termasuk keluarga Richard Eliezer. Pernyataan tersebut merupakan jawaban Ferdy Sambo terhadap pertanyaan hakim yang mempertanyakan apa yang dijanjikan oleh Ferdy Sambo kepada tiga terdakwa lainnya pada tanggal 10 Juli lalu.

Dalam persidangan, terungkap bahwa Ferdy Sambo sering memanggil ketiga terdakwa lainnya untuk menanyakan hasil pemeriksaan, apakah sudah sesuai dengan skenario yang ia bangun atau belum.

"Saya pasti menanyakan, 'Gimana jawaban kamu', 'Masih, Bapak. Sesuai petunjuk Bapak', 'Ya sudah, akan saya perhatikan keluarga kamu dan saya akan jamin, karena kamu sudah mau menjalankan cerita yang sudah saya buat itu'," ucap Ferdy Sambo di persidangan ketika menirukan percakapan yang ia lakukan dengan ketiga terdakwa lainnya.

Saat hakim mendesak berapa jumlah uang yang ia janjikan kepada Ricky dan Eliezer, Ferdy Sambo kembali menegaskan bahwa ia tidak menjanjikan uang kepada siapa pun. "Saya tidak menjanjikan uang, saya menjanjikan akan merawat dia dan keluarganya," kata Ferdy Sambo menegaskan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan bahwa alasan dia membuat skenario adalah untuk menyelamatkan anggota yang terlibat di dalam kontak tembak, yakni Eliezer.

"Yang bisa menyelamatkan anggota dalam kontak tembak itu adalah dalam rangka melindungi diri sendiri dan orang lain," ucapnya.

Oleh karena itu, ia membangun skenario di mana terjadi tembak-menembak antara Eliezer dengan Yosua dengan tujuan untuk melindungi diri sendiri dan Putri Candrawathi.

 

 
 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA