Sunday, 14 Rajab 1444 / 05 February 2023

Dukungan Menteri BUMN Terhadap UMKM Dinilai dapat Redam Dampak Resesi

Rabu 07 Dec 2022 16:25 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Christiyaningsih

Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) menerima cinderamata dari sejumlah tokoh masyarakat Jawa Barat  saat kunjungannya di Jalan Soekarno Hatta, Batununggal, Kota Bandung, Jumat (2/12/2022). Dalam kunjungannya di Bandung, Menteri BUMN Erick Thohir berkesempatan untuk bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat Jawa Barat serta menjadi pembicara dialog publik dengan tema Transformasi BUMN Dalam Menopang UMKM di Indonesia. Republika/Abdan Syakura

Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) menerima cinderamata dari sejumlah tokoh masyarakat Jawa Barat saat kunjungannya di Jalan Soekarno Hatta, Batununggal, Kota Bandung, Jumat (2/12/2022). Dalam kunjungannya di Bandung, Menteri BUMN Erick Thohir berkesempatan untuk bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat Jawa Barat serta menjadi pembicara dialog publik dengan tema Transformasi BUMN Dalam Menopang UMKM di Indonesia. Republika/Abdan Syakura

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Kemitraan BUMN dengan UMKM dapat dilakukan melalui program CSR maupun keberpihakan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir disebut telah melakukan tiga langkah dukungan terhadap usaha mikro kecil menengah (UMKM). Langkah-langkah yang dilakukan Erick tersebut dianggap dapat meredam dampak resesi.

"Pertama, pembangunan dan pengembangan infrastruktur digital yang merata di seluruh Indonesia. Langkah kedua, BUMN fokus pada pengembangan dan pertumbuhan masyarakat digital Indonesia. Dan langkah ketiga fokus pada akselerasi ekosistem ekonomi digital," ujar pegiat UMKM Teddy Risandi dalam keterangannya, Rabu (7/12/2022).

Baca Juga

Salah satu pendiri Paguyuban PKL Bogor Raya itu menjelaskan ketiga langkah dukungan tersebut sudah berjalan melalui program Pasar Digital (PaDil) UMKM. Program tersebut, kata Teddy, telah menjembatani pelaku UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem pengadaan di lingkungan kementerian dan perusahaan milik negara.

"Peran BUMN memang untuk menjadi perusahaan yang profesional agar bisa memberikan dividen kepada negara, tapi peran lain BUMN adalah memberikan layanan dan menyejahterakan masyarakat," ungkap Teddy.

 

Teddy menerangkan kemitraan BUMN dengan UMKM dapat dilakukan melalui program CSR maupun keberpihakan. Dia mengatakan kemitraan BUMN dan UMKM yang digagas Erick Thohir dipercaya akan membuat ketahanan ekonomi semakin kuat di tengah ketidakpastian global.

"Saya juga mengapresiasi rencana Menteri Erick Thohir yang akan mendorong industri kreatif. Kepedulian Menteri Erick Thohir terhadap UMKM akan mampu membuat seluruh pelaku UMKM naik kelas dan mampu masuk kedalam transformasi digital dan teknologi," kata dia.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan transformasi pemerintah difokuskan pada peningkatan sumber daya manusia untuk kaum muda dan produktif demi mendukung UMKM. Ada tiga inisiatif yang pihaknya akan jalankan. Pertama, pembangunan dan pengembangan infrastruktur digital yang merata di seluruh Indonesia.

Lalu, BUMN juga akan fokus terhadap pengembangan dan pertumbuhan masyarakat digital Indonesia. Kemudian dalam rangka pengembangan transformasi digital, Erick juga akan fokus pada akselerasi ekosistem ekonomi digital.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA