Wednesday, 17 Rajab 1444 / 08 February 2023

Belajar Agama di Antara Tanda Allah SWT Inginkan Husnul Khatimah untuk Seseorang?

Rabu 07 Dec 2022 12:23 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Nashih Nashrullah

Ilustrasi belajar agama. Menuntut ilmu agama di antara tanda Allah SWT kehendaki husnul khatimah

Ilustrasi belajar agama. Menuntut ilmu agama di antara tanda Allah SWT kehendaki husnul khatimah

Foto: ANTARA/Adeng Bustomi
Menuntut ilmu agama di antara tanda Allah SWT kehendaki husnul khatimah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Orang-orang yang bersemangat menuntut ilmu memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah SWT. Kelak mereka akan merasakan manisnya memiliki ilmu. 

Pendakwah Habib Abu bakar bin Hasan Assegaf, mengatakan, ilmu adalah warisan Nabi Muhammad SAW. Maka, penting bagi setiap Muslim untuk terus mencari ilmu sepanjang hidup. 

Baca Juga

Karena itu, mengutip perkataan muallif (pengarang) Simtud ad-Duror Habib Ali bin Mu ham mad al-Habsyi, majelis ilmu tidak hanya mendatangkan keberkahan, tapi juga mempunyai manfaat yang besar. 

Dalam kitab Syarh Ibnu Abi Jamroh terdapat sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari. Dalam hadits tersebut, Rasulullah SAW bersabda: 

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barang siapa yang berjalan mencari ilmu maka Allah SWT mudahkan jalannya menuju surga.” 

Habib Abubakar Assegaf mengatakan, ada dua makna tentang kata jalan (thariq) dalam hadits tersebut. Pendapat pertama mengatakan, kata itu berarti orang yang mencari ilmu ketika di dunia maka nanti di akhirat akan dimudahkan melalui jembatan shiratal mustaqim sehingga selamat dan sampai ke surga.

Pendapat kedua mengatakan bahwa jalan (thariq) dalam hadits tersebut adalah maknawi yang berarti seseorang yang menuntut ilmu kelak akan dipermudah jalannya menuju surga melalui amal-amal yang dikerjakannya disertai dengan ilmu.

"Secara maknawi maksudnya orang yang melewati jalan mencari ilmu maka di dunia akan dipermudah jalannya menuju surga dengan cara orang itu diberi taufik, kemampuan untuk melakukan amal-amal kebaikan yang bisa menyampaikan dia ke surga," kata Habib Abu bakar Assegaf dalam pengajian rutin di Masjid Agung Al Anwar, Kota Pasuruan. 

Baca juga: Pernah Benci Islam hingga Pukul Seorang Muslim, Mualaf Eduardo Akhirnya Bersyahadat 

Karena itu, menurut Habib Abubakar, mereka yang duduk di majelis ilmu telah mendapatkan taufik dari Allah SWT. Artinya, Allah menghendaki kebaikan pada orang-orang yang duduk di majelis ilmu sehingga mudah masuk ke dalam surga. 

Habib Abubakar juga mengatakan, dalam riwayat lain terdapat hadits yang menerangkan bahwa, siapa yang Allah SWT kehendaki mendapatkan kebaikan maka orang itu akan diberikan pemahaman oleh Allah SWT untuk mengerti tentang ilmu agama.

Habib Abubakar mengatakan, kebaikan yang dikehendaki Allah SWT pada orang-orang yang mau mencari ilmu adalah segala macam kebaikan, baik itu kebaikan dunia maupun akhirat. 

sumber : Harian Republika
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA