Sunday, 14 Rajab 1444 / 05 February 2023

Polda Kalteng Buru Empat Pembunuh Aipda Andre

Ahad 04 Dec 2022 23:38 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Pembunuhan (Ilustrasi)

Pembunuhan (Ilustrasi)

Foto: pixabay
Polsi sudah mengantongi identitas para pelaku.

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA -- Anggota Kepolisian Resor Kota Palangka Raya dan Polda Kalimantan Tengah terus mengejar empat orang terduga pembunuh Aipda Andre Wibisono di Kompleks Perumahan Puntun Jalan Rindang Banua, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya pada Jumat (2/12).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng Kombes Pol Faisal F Napitupulu saat dihubungi di Palangka Raya, Ahad, mengatakan tim gabungan masih terus memburu empat pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) oleh pihak kepolisian setempat. "Para pelaku yang masih buron itu, akan terus kami buru hingga tertangkap," katanya.

Baca Juga

Faisal juga menegaskan, pihak kepolisian juga sudah mengetahui identitas para pelaku yang melarikan diri tersebut. Kepolisian tidak akan tinggal diam dalam perkara ini. Semua pelaku yang terlibat harus diringkus. Mereka harus mempertanggungjawabkan atas perbuatan yang telah dilakukannya tersebut.

"Saya meminta kepada seluruh pelaku yang masih buron, agar dapat menyerahkan diri kepada kepolisian. Sebab mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, sesuai hukum yang berlaku di negara ini," bebernya.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Kismanto Eko Saputro juga mengutarakan hal yang sama bahwa anggota Polda Kalteng dan Polresta Palangka Raya terus memburu pelaku yang kini masih buron.

"Polisi akan terus kejar para pelaku yang saat ini bersembunyi di suatu tempat atau wilayah. Saat ini kepolisian juga sudah mengantongi seluruh identitas para pelaku yang kabur," beber Eko.

Diketahui, Anggota polisi Polda KaltengAipda Andre Wibisonodinyatakan meninggal dunia akibat dikeroyok oleh sejumlah orang di kawasan Kompleks Puntun Jalan Rindang Banua. Almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Tjilik Riwut Km 12 Kota Palangka Raya pada Minggu.

Selain sanak keluarga yang menghantarkan korban ke tempat peristirahatan, rekan satu angkatannya juga ikut mengantar dan menguburkan jenazah rekannya tersebut ke tempat peristirahatan terakhirnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA