Tuesday, 16 Rajab 1444 / 07 February 2023

Kampus Digital Bisnis UNM Sukses Gelar FGD dan Sosialisasi RepoMedUNM

Ahad 04 Dec 2022 16:39 WIB

Red: Budi Raharjo

Kampus Digital Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM) sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan sosialisasi RepomedUNM pada Senin (28/11) pukul 16.00-18.00 WIB.

Kampus Digital Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM) sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan sosialisasi RepomedUNM pada Senin (28/11) pukul 16.00-18.00 WIB.

Foto: Universitas Nusa Mandiri
Tujuan kegiatan ini juga untuk mensosialisasikan dan memperoleh interaksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kampus Digital Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM) sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan sosialisasi RepomedUNM pada Senin (28/11) pukul 16.00-18.00 WIB. Acara FGD ini dipandu oleh moderator Arif Hidayat. Peserta yang turut hadir pada acara ini yakni Tim Peneliti Hibah Terapan 2021-2022 UNM Mahasiswa S2 Konsentrasi Image Processing dan Mahasiswa S2 Biomedical Image Processing Umum. 

Kegiatan ini menghadirkan panelis yakni Prof Dr Dwiza Riana, Ketua Tim Peneliti Hibah Terapan 2021 UNM, dr Oemi Kalsoem dari Laboratorium Medik Khusus Patologi Anatomik Veteran, Prof Jufriadif Na'am sebagai Professor of Computer Science, Prof Christophoros Nikou dari Department of Computer Science and Engineering University of Loannina, Greece, Dr Suryadiputra Liawatimena dari Binus University, Sri Hadianti selaku Tim Peneliti Hibah Terapan 2021 UNM. 

Prof Dr Dwiza Riana, Ketua Tim Peneliti Hibah Terapan 2021 UNM menyampaikan penelitian terapan merupakan penelitian yang ditujukan untuk mendapatkan solusi dari suatu masalah yang ada di masyarakat, industri, pemerintahan sebagai kelanjutan dari riset dasar. 

“Penelitian terapan merupakan model penelitian yang lebih diarahkan untuk menciptakan inovasi dan pengembangan ipteks. Penelitian ini berorientasi produk ipteks yang telah tervalidasi di lingkungan laboratorium/lapangan atau lingkungan yang relevan,” terangnya. 

Dalam proses pengukuran TKT, terangnya menjelaskan hasil penelitian terapan akan berada ditingkat 4 sampai dengan tingkat 6. Skema penelitian terapan ini dapat dilakukan untuk penelitian kerjasama dari dalam atau luar negeri. Penelitian kerja sama luar negeri dapat dilakukan secara multilateral atau dalam bentuk konsorsium.

“Pengolahan citra medis Repositori UNM (RepoMedUNM) berisi citra baru yang tersedia untuk umum terdiri dari 7.437 gambar sel berkerumun dari proses tes pap TP dan nTP. Slide sebagai sumber digitalisasi RepoMedUNM telah diklasifikasikan oleh ahli patologi ke dalam delapan kelas yang berbeda,” katanya. 

Selain itu, ungkapnya penelitian berbasis machine learning ini sebagai luaran dari program Hibah Penelitian Terapan DRTPM Kemdikbudristek Tahun Anggaran 2022 yang sedang kami jalankan sebagai lanjutan penelitian Tahun 2021. “Untuk mensosialisasikan dan memperoleh interaksi serta masukan bagi perkembangan repositori RepoMedUNM, maka peran berupa saran dan tanggapan dari para ahli sangat diharapkan,” tandasnya. 

Sementara itu, Andi Saryoko selaku kepala LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Kampus Digital Bisnis UNM menyampaikan bahwa FGD yang sukses digelar ini yang membahas mengenai program Hibah Penelitian Terapan DRTPM Kemdikbudristek Tahun Anggaran 2022. 

“Tujuan kegiatan ini juga untuk mensosialisasikan dan memperoleh interaksi serta masukan bagi perkembangan repositori RepoMeduNM sebagai luaran program Hibah Penelitian Terapan DRPM RISTEKBRIN Tahun Anggaran 2022,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, Rabu (30/11). 

Kegiatan FGD ini, ujarnya menyampaikan menggunakan format diskusi panel dengan pelibatan pakar yang mencerminkan pemangku kepentingan topik yang sedang dibahas. “Panelis dan peserta aktif mengikuti kegiatan FGD dari link Zoom yang telah disediakan. Panelis memiliki waktu 15 menit untuk menyampaikan paparannya, dilanjut sosialisasi Repositori RepoMedUNM dan diskusi dengan partisipan aktif, dan para ahli memberikan tanggapan masing-masing sesuai dengan bidang yang ditekuninya,” paparnya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA