Tuesday, 9 Rajab 1444 / 31 January 2023

Peneliti Indikator: Kunjungan Anies ke Daerah Pengaruhi Elektabilitasnya

Sabtu 03 Dec 2022 11:49 WIB

Red: Joko Sadewo

Safari politik Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke daerah-daerah dinilai meningkatkan elektabilitasnya. Foto ilustrasi Anies (kiri) menyapa peserta saat Diskusi Kebangsaan Demi Indonesia di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Sabtu (29/10/2022). Kegiatan yang dihadiri sejumlah tokoh nasional tersebut bertujuan mengajak masyarakat untuk mempererat persatuan di tengah perbedaan melalui momentum peringatan Sumpah Pemuda.

Safari politik Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke daerah-daerah dinilai meningkatkan elektabilitasnya. Foto ilustrasi Anies (kiri) menyapa peserta saat Diskusi Kebangsaan Demi Indonesia di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Sabtu (29/10/2022). Kegiatan yang dihadiri sejumlah tokoh nasional tersebut bertujuan mengajak masyarakat untuk mempererat persatuan di tengah perbedaan melalui momentum peringatan Sumpah Pemuda.

Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Popularitas yang naik akan menaikkan juga tingkat elektabilitas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Peneliti lembaga survei Indikator, Bawono Kumoro, mengatakan, safari politik mengunjungi daerah-daerah juga dilakukan oleh calon presiden dari Partai Nasdem, Anies Baswedan, berkontribusi terhadap peningkatan popularitasnya.

Dalam survei yang dilakukan Indikator Politik Indoensia 30 Oktober - 5 November 2022, dengan hanya tiga nama capres ada peningkatan elektabilitas Anies. Adapun hasilnya Ganjar Pranowo meraih 33.9 persen, Anies Baswedan (32.2 persen), Prabowo Subianto (23.9 persen), tidak jawab (10.0 persen).

“Pascadeklarasi sebagai bakal calon presiden oleh Partai NasDem pada 3 Oktober lalu nama Anies Baswedan memang kian semakin memperoleh atensi pemilih,” kata Bawono, Sabtu (3/12/2022).

Safari politik mengunjungi daerah-daerah juga dilakukan oleh Anies dan Partai NasDem selama dua bulan terakhir belakangan. “Ini juga turun berkontribusi terhadap peningkatan popularitas Anies,” ungkapnya.

 

Dijelaskan Bawono, sebelum deklarasi dan safari politik dilakukan popularitas Anies belum mendekati angka 90 persen. “Dalam temuan survei pascadeklarasi ini popularitas Anies Baswedan telah mencapai 89 persen,” kata Bawono.

Peningkatan popularitas tersebut, menurut Bawono, tentu saja juga mempengaruhi peningkatan elektabilitas Anies saat ini hingga berada di posisi dua besar. Karena tidak mungkin orang akan memilih calon tidak dia kenal.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA