Monday, 8 Rajab 1444 / 30 January 2023

Jokowi Sebut Indonesia di Puncak Kepemimpinan Global

Sabtu 03 Dec 2022 06:20 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Dwi Murdaningsih

Presiden Joko Widodo mengingatkan untuk hati-hati dalam menghadapi ketidakpastian global yang mengancam dunia di tahun depan.

Presiden Joko Widodo mengingatkan untuk hati-hati dalam menghadapi ketidakpastian global yang mengancam dunia di tahun depan.

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Indonesia mendapatkan kepercayaan internasional, terutama bidang ekonomi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, saat ini Indonesia sedang berada dalam puncak kepemimpinan global, utamanya dari sisi ekonomi. Karena itu, kepercayaan internasional yang sudah diperoleh ini agar tak disia-siakan.

Hal ini disampaikannya saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Tahun 2022 di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (2/12/2022).

Baca Juga

“Kita enggak sadar bahwa kita sedang berada pada kepemimpinan puncak global di sisi ekonomi. Trust-nya itu baru saja kita dapat, jadi jangan dilewatkan,” ujar Jokowi dikutip pada Sabtu (3/12).

Jokowi pun berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan KADIN dengan merumuskan peta jalan di berbagai bidang, mulai dari sumber daya manusia (SDM) hingga industri. Menurut dia, peta jalan yang terencana dapat membantu Indonesia mencapai tujuan dan visi di masa mendatang.

 

“Saya senang kalau nanti KADIN merumuskan roadmap SDM, roadmap industri tekstil, roadmap industri logam, roadmap semuanya, ada peta jalannya supaya jelas kita akan menuju ke mana, jelas visi kita akan ke mana,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga meyakini bahwa peta jalan yang jelas dan terencana akan membantu meningkatkan serta menggerakkan ekonomi dalam negeri. Mulai dari pengusaha daerah hingga usaha mikro, kecil, dan menengah.

“Yang paling penting menciptakan nilai tambah,” tambahnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA