Monday, 15 Rajab 1444 / 06 February 2023

Wapres Berharap Yudo Margono Lanjutkan Kebijakan Keamanan Papua

Jumat 02 Dec 2022 23:07 WIB

Red: Agus raharjo

Wakil Presiden Maruf Amin di sela kunjungan kerjanya ke Papua mengunjungi Pantai Jokowi-Iriana di Jalan Trikora Kaimana, Papua Barat, Kamis (1/12).

Wakil Presiden Maruf Amin di sela kunjungan kerjanya ke Papua mengunjungi Pantai Jokowi-Iriana di Jalan Trikora Kaimana, Papua Barat, Kamis (1/12).

Foto: BPMI/Setwapres
Yudo menjanjikan tidak ada prajurit yang melakukan tindakan arogan pada rakyat.

REPUBLIKA.CO.ID, BIAK NUMFOR--Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap Laksamana TNI Yudo Margono, dapat melanjutkan kebijakan keamanan di Tanah Papua. Yudo telah disetujui Komisi I DPR sebagai calon panglima TNI menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa.

"Saya kira panglima yang baru tentu akan melanjutkan kebijakan-kebijakan yang sudah ada," kata Ma'ruf Amin saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di Pangkalan TNI Angkatan Udara Manuhua, Biak Numfor, Papua, Jumat (2/12/2022).

Baca Juga

"Mungkin nanti lebih pemetaannya lebih diintensifkan ya, sehingga dengan di wilayah, dengan adanya DOB-DOB (daerah otonom baru) ini petanya semakin jelas masing-masing wilayah DOB ini," tambahnya.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat, Yudo Margono mengatakan akan mengevaluasi pendekatan keamanan di Papua ketika dia resmi menjabat sebagai panglima TNI. "Kita lihat situasinya, apakah (pendekatan keamanan di Papua) masih relevan atau tidak. Tadi saya sampaikan bahwa walaupun TNI tegas, namun tetap harus humanis," kata Yudo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat.

Yudo menjelaskan evaluasi tersebut dilakukan karena ada daerah di Papua yang kondisinya sudah relatif kondusif dan ada pula daerah dengan tingkat kerawanan cukup tinggi. Dia pun mengaku akan mengevaluasi operasi keamanan yang selama ini diterapkan di Papua.

"Dari operasi yang tadi sudah disampaikan, tentunya akan kami evaluasi. Tadi juga sudah saya sampaikan di Komisi I DPR. Jadi tidak semuanya, mungkin dengan operasi yang sama," ujar Yudo.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan tersebut, Yudo berjanji akan mengerahkan semua daya dan upayanya agar tidak ada oknum TNI yang melakukan tindakan tidak terpuji dan bersikap arogan menyakiti rakyat.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA