Friday, 12 Rajab 1444 / 03 February 2023

PBNU Canangkan NU Tech Menuju Transformasi Digital Abad Kedua

Jumat 02 Dec 2022 22:43 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Nashih Nashrullah

NU Tech merupakan ikhtiar untuk menyambut era digital abad kedua NU

NU Tech merupakan ikhtiar untuk menyambut era digital abad kedua NU

Foto: Dok Istimewa
NU Tech merupakan ikhtiar untuk menyambut era digital abad kedua NU

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mencanangkan program program NU Tech sebagai bagian dalam memperingati Harlah Satu Abad Nadhlatul Ulama (NU) dan menuju abad kedua. 

Program ini diluncurkan untuk mendorong terwujudnya masyarakat digital dan peningkatan teknologi inovasi bangsa.

Baca Juga

Ketua Umum PBNU, Prof Yahya Cholil Staquf, mengatakan teknologi kini menjadi suatu keniscayaan. Karena itu, panitia Peringatan Satu Abad NU yang diketuai Erick Thohir mencanangkan program NU Tech ini.  

“Kita mencanangkan NU Tech ini sebagai salahsatu klaster dari agenda menuju Satu abad NU karena kesadaran bahwa teknologi ini suatu keniscayaan yang tidak bisa kita hindari di dalam lingkungan kehidupan kita di dalam skala peradaban,” ujar Gus Yahya dalam acara Opening dan Press Conference NU Tech yang digelar secara daring pada Jumat (2/12/2022).

Menurut Gus Yahya, NU berkepentingan untuk memiliki kapasitas, memiliki akses dan bahkan untuk ikut menentukan orientasi dari pengembangan teknologi tersebut. 

Menurut dia, ada beberapa hal yang menjadikan teknologi ini relevan bagi NU. Pertama, menurut Gus Yahya, karena NU memerlukan teknologi untuk mengoperasikan organisasi, mengeksekusi program-programnya, serta untuk kepentingan strategis yang dibawakan NU ke depan.  

“Maka kita NU berkepentingan untuk membangun kapasitasnya di dalam mengusasi dan terampil mengugunakan teknologi itu di dalam organisasi NU,” ucap Gus Yahya.

Relevansi kedua, lanjut dia, karena teknologi ini nantinya dapat menimbulkan keprihatinan terkait dengan hal-hal yang menjadi haluan dari nilai-nilai agama. 

Kemudian, akan muncul pertanyaan, tuntutan, dan bahkan gugatan terhadap teknologi menyangkut etika, moral, dan juga menyangkut keadilan dalam akses terhadap teknologi itu sendiri.

“Dalam hal ini merupakan ruang lingkung NU untuk mengembangkan kiprah terkait dengan tenolologi ini,” kata dia.

Gus Yahya berharap, upaya NU pengmebangan teknologi ini bisa menjadi tonggak sejarah bagi NU untuk menuju abad kedua. 

“Saya behrarap bahwa pengembangan peran yang siginifikan oleh NU terkiat teknologi ini menjadi salah satu penanda tentang bagaimna NU melangkahi pintu menuju era abad kedua,” jelas Gus Yahya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Satu Abad NU, Yenny Wahid, menjelaskan NU Tech merupakan sebuah wadha besar yang akan mewadahi para pegiat-pegiat teknologi di lingkungan NU maupun juga di kalangan masyarakat umum.

“Ada banyak hal yang ingin kita dorong dengan diadakannya NU Tech ini. Salah satunya tentu yang paling utama adalah kita menginginkan ini menjadi awal dari proses transformasi digital NU di abad kedua,” ujar putri Gus Dur ini.

Yenny menambahkan, dalam program NU Tech ini setidaknya ada lima agenda yang akan digelar, yaitu Innovation Pitching Competition, Capture The Flag, Narasi Academy, Tech Seminar, dan Digital Learning Scholarship. Masyarakat yang ingin mengikuti berbagai agenda tersebut sudah bisa mendaftar di laman resmi NU Tech.

“NU Tech ingin memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat NU yang mungkin belum melek teknologi, agar mereka bisa menjadi bagian aktif dari dunia digital, bukan hanya menjadi objek atau konsumen saja,” kata Yenny.     

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA