Wednesday, 10 Rajab 1444 / 01 February 2023

Kebun Raya Bogor Buka Wisata Rumah Kaca Tanaman Kantong Semar

Jumat 02 Dec 2022 19:32 WIB

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Nur Aini

Kebun Raya Bogor kembali membuka wahana edukasi Rumah Kaca Taman Nepenthes yang memiliki koleksi lebih dari 50 jenis Nepenthes (kantong semar) dengan berbagai keunikannya.

Kebun Raya Bogor kembali membuka wahana edukasi Rumah Kaca Taman Nepenthes yang memiliki koleksi lebih dari 50 jenis Nepenthes (kantong semar) dengan berbagai keunikannya.

Foto: dok. Kebun Raya Bogor
Taman Nepenthes Kebun Raya Bogor dibuka untuk menambah edukasi kepada pengunjung

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Kebun Raya Bogor kembali membuka wahana edukasi Rumah Kaca Taman Nepenthes yang memiliki koleksi lebih dari 50 jenis Nepenthes dengan berbagai keunikannya. Nepenthes atau kantong semar merupakan tumbuhan karnivora asli Indonesia yang dapat memakan serangga. 

 

Baca Juga

General Manager Corporate Communication Kebun Raya, Zaenal Arifin, mengatakan taman ini akan kembali dibuka untuk publik pada Sabtu (3/12/2022). Nantinya, pengunjung dapat masuk ke dalam taman ini dalam sesi yang telah dibagi. “Taman Nepenthes Kebun Raya Bogor dibuka untuk menambah edukasi kepada pengunjung mengenai tumbuhan unik pemakan serangga. Sebanyak 15 orang per sesinya membuat para pengunjung lebih nyaman untuk menambah wawasan dan pengetauan dan ber-swafoto bersama Nepenthes,” kata Zae, Jumat (2/12/2022).

 

Zae menjelaskan, tumbuhan ini memiliki ciri-ciri daun dengan sulur di ujung daunnya yang termodifikasi menjadi kantung. Bentuk kantong menyerupai bentuk labu dengan bagian ujung yang membesar. Kantong semar memiliki corak dan motif yang bervariasi dengan warna-warna cerah yang akan menarik mangsa, seperti serangga untuk mendekat.

Terdapat beberapa jenis Nepenthes yang dilestarikan di dalam Taman Nepenthes Kebun Raya Bogor, antara lain Nepenthes mirabilis, Nepenthes reinwardtiana, Nepenthes ampullaria, Nepenthes gracilis, Nepenthes x hookeriana, Nepenthes sumatrana, dan Nepenthes rafflesiana. Zae menyebutkan, taman ini dilengkapi dengan narasi-narasi sebagai penunjang sisi edukasi bagi pengunjung. “Selain itu untuk mengikuti tren digital saat ini, pengunjung juga dapat scan QR code untuk mendapatkan penjelasan edukatif tentang Taman Nepenthes ini,” ujarnya.

Tumbuhan ini, kata dia, banyak ditemukan di Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Barat. Menurut data IUCN Red List, terdapat 27 jenis kantong semar yang terancam punah, empat di antaranya merupakan jenis dengan status konservasi Critically Endengered(CR; kritis) dan empat lainnya berstatus Endengered (EN; terancam).

Keanekaragaman Nepenthes di Kebun Raya Bogor sebagai bentuk pelestarian dari adanya konversi lahan. Hal ini menjadikan Nepenthes masuk dalam kategori tumbuhan langka di IUCN Red List dan tumbuhan yang harus dilindungi dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Hayati dan Ekosistemnya dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA