Sunday, 7 Rajab 1444 / 29 January 2023

Polisi Tegaskan akan Bantu Kelancaran Reuni Aksi 212

Kamis 01 Dec 2022 20:17 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Agus raharjo

Massa aksi Reuni 212 memadati kawasan Tanah Abang, Jakarta, Kamis (2/12). Massa membubarkan diri sekitar pukul 10.00 WIB setelah berusaha melakukan aksi damai di kawasan Monumen Nasional. Berdasarkan pantauan sejumlah petugas gabungan dari TNI, Polri melakukan penjagaan ketat dibeberapa titik lokasi seperti kawasan Patung Kuda,  Jalan Thamrin, Gambir, dan kawasan Istana Merdeka serta mengimbau massa aksi untuk menghindari kerumunan pada masa pandemi Covid-19. Republika/Thoudy Badai

Massa aksi Reuni 212 memadati kawasan Tanah Abang, Jakarta, Kamis (2/12). Massa membubarkan diri sekitar pukul 10.00 WIB setelah berusaha melakukan aksi damai di kawasan Monumen Nasional. Berdasarkan pantauan sejumlah petugas gabungan dari TNI, Polri melakukan penjagaan ketat dibeberapa titik lokasi seperti kawasan Patung Kuda, Jalan Thamrin, Gambir, dan kawasan Istana Merdeka serta mengimbau massa aksi untuk menghindari kerumunan pada masa pandemi Covid-19. Republika/Thoudy Badai

Foto: Republika/Thoudy Badai
Polisi menyebut Reuni Aksi 212 merupakan acara keagamaan yang digelar di dalam masjid

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Polda Metro Jaya mengaku telah menerima surat pemberitahuan penyelenggaraan acara Reuni Aksi 212 yang bakal digelar di Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Jumat (2/12/2022). Penyelenggara mengeklaim acara Reuni 212 tersebut bakal dihadiri kurang lebih 10 ribu peserta.

"Jadi untuk Reuni 212 surat yang disampaikan Polda Metro Jaya itu akan dilaksanakan di Masjid At-Tin. Kemudian konsep acaranya itu adalah istighotsah. Kemudian estimasi jemaah yang disampaikan dalam surat pemberitahuan itu panitia Reuni itu 10 ribu orang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, saat dihubungi pada Kamis (1/12/2022).

Baca Juga

Meski bakal dihadiri puluhan ribu peserta, kata Zulpan, tidak ada pengamanan khusus ataupun penyekatan yang dilakukan untuk pelaksanaan Reuni Aksi 212. Sebab, ia menilai, kegiatan tersebut merupakan acara keagamaan yang dilaksanakan di dalam masjid. Namun pihaknya tetap mengerahkan personel untuk menjaga keamanan dan ketertiban acara, serta mengatur lalu lintas di sekitar lokasi Reuni Aksi 212.

"Kami pasti akan membantu terkait dengan kelancaran acara, khususnya arus lalu lintas. Karena massa ini pasti menggunakan kendaraan baik itu roda dua maupun empat, pasti ini membutuhkan pengaturan," tutur Zulpan.

Setidaknya, lanjut Zulpan, sebanyak 310 personel ditambah dari Polres Metro Jakarta Timur dikerahkan untuk membantu kelancaran acara, khususnya arus lalu lintas. Salah satu alasanya tidak dilakukannya pengamanan khusus, karena kegiatan reuni 212 di dalam masjid dan merupakan kegiatan keagamaan bukan kegiatan unjuk rasa di suatu lokasi.

Sehingga anggota personel kepolisian juga tidak masuk ke dalam masjid, hanya di seputaran di lokasi. "Kita bantu kelancarannya. Jadi memang bukan seperti unjuk rasa yang harus tersebar di beberapa titik," ujar Zulpan.

Sebelumnya, penanggung Jawab Reuni Aksi 212 Yusuf Martak menjelaskan, kegiatan pada tahun ini mengusung tema 'Munajat Akbar dan Indonesia Bershalawat untuk Keselamatan NKRI'. Rencananya, Reuni Aksi 212 bakal dilaksanakan mulai Jumat dini hari sekitar pukul 02.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB. Peserta diwajibkan menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk meminimalkan penularan Covid-19.

"Dimulai dengan shalat tahajud hingga pukul 09.00 WIB. Bawa alat shalat, pakai masker, jaga protokol kesehatan, dan diharapkan mengenakan pakaian putih," ujar Yusuf dalam keterangannya, dikutip Kamis (1/12).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA