Monday, 15 Rajab 1444 / 06 February 2023

Polisi Turunkan Alat Berat Bersihkan Puing Bangunan

Kamis 01 Dec 2022 16:39 WIB

Red: Ilham Tirta

Alat berat dikerahkan di lokasi reruntuhan bangunan di Cianjur.

Alat berat dikerahkan di lokasi reruntuhan bangunan di Cianjur.

Foto: AP/Tatan Syuflana
Pembersihan ini sebagai upaya penanganan cepat sebelum pembangunan kembali.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Polisi menurunkan alat berat untuk membersihkan puing reruntuhan masjid dan rumah warga di lokasi gempa Desa Nagrak, Cianjur, Jawa Barat pada Kamis (1/12/2022). Kapolsek Cianjur, Kompol Faisal mengatakan, pembersihan ini sebagai upaya penanganan cepat sebelum pembangunan kembali.

Menurut Faisal, Polri bersama dengan petugas gabungan lainnya mulai fokus membersihkan puing bangunan yang ambruk, termasuk masjid Al-Falah di Nagrak. "Cianjur harus bangkit dan segera pulih, kami menurunkan alat berat untuk menyingkirkan puing bangunan yang ambruk agar cepat selesai, termasuk bangunan rumah di sekitarnya agar saat pembangunan kembali tidak terkendala," katanya di Cianjur, Kamis (1/12/2022).

Baca Juga

Penanganan cepat agar masyarakat yang mengungsi dapat kembali ke rumahnya masing-masing. Mereka, kata Faisal, harus kembali menjalani kehidupan normal. Sementara warga yang rumahnya rusak dapat dilakukan pembangunan kembali.

Tidak hanya membersihkan puing bangunan yang ambruk, Polres Cianjur juga memberikan berbagai pelayanan untuk warga korban gempa seperti mendirikan dapur umum, posko pelayanan kesehatan hingga melakukan patroli ke perkampungan dan perumahan yang ditinggal mengungsi. "Kami juga menambah jadwal patroli ke berbagai wilayah terdampak yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Cianjur, guna memberikan rasa aman nyaman bagi warga selama mengungsi dan meninggalkan rumahnya yang tetap dipantau keamanannya," kata Faisal.

Hingga hari ke-11 setelah kejadian atau Kamis ini, tercatat 703 orang korban luka gempa Cianjur, 39.985 titik pengungsian, 108.720 orang pengungsi terdiri dari 52.987 laki-laki, dan 55.733 perempuan, 328 orang meninggal dunia, dan 12 orang dalam pencarian.

Gempa berkekuatan Magnitudo 5,6 di sekitar 10 KM barat daya Cianjur pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB. Pusat gempa bumi itu berada di darat pada kedalaman 10 KM di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA