Wednesday, 17 Rajab 1444 / 08 February 2023

Konsisten Terapkan Industri Hijau, SIG Raih Penghargaan Kemenperin

Kamis 01 Dec 2022 13:18 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk berupaya konsisten penerapan standar industri hijau melalui pelaksanaan surveilan. Hal itu untuk memastikan pelanggan mendapatkan nilai tambah dari produk dan solusi yang berkekuatan tinggi serta ramah lingkungan.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk berupaya konsisten penerapan standar industri hijau melalui pelaksanaan surveilan. Hal itu untuk memastikan pelanggan mendapatkan nilai tambah dari produk dan solusi yang berkekuatan tinggi serta ramah lingkungan.

Foto: istimewa
Semen Indonesia raih penghargaan industri hijau dari Kementerian Perindustrian

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk berupaya konsisten penerapan standar industri hijau melalui pelaksanaan surveilan. Hal itu untuk memastikan pelanggan mendapatkan nilai tambah dari produk dan solusi yang berkekuatan tinggi serta ramah lingkungan.

Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia, Vita Mahreyni mengatakan delapan pabrik mendapatkan penghargaan Industri Hijau 2022 kategori Kinerja Terbaik dari Kementerian Perindustrian. Adapun penghargaan industri hijau kategori kinerja terbaik diberikan Kementerian Perindustrian kepada perusahaan industri, yang telah berhasil mendapatkan sertifikat industri hijau sesuai standar hijau.

“Penghargaan industri hijau kategori kinerja terbaik ini merupakan apresiasi dan bukti nyata konsistensi SIG dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan, setiap kegiatan operasional pabrik sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan dan stakeholders,” ujarnya dalam keterangan tulis, Kamis (1/12/2022).

Menurutnya perseroan berupaya fokus terhadap peningkatan operational excellence dan pengelolaan aspek keberlanjutan dalam menjalankan operasionalnya, termasuk penyusunan sustainability roadmap.

"SIG telah menyusun road map dekarbonisasi cakupan 1, yang menargetkan penurunan emisi karbon sebesar 515 kg CO2 per ton semen pada 2030," ucapnya.

Maka itu, untuk mencapai target tersebut, Semen Indonesia berkomitmen meningkatkan thermal substitution rate sebesar 20 persen dan mengurangi clinker factor menjadi 61 persen pada 2030."September 2022, SIG berhasil menekan emisi karbon sebesar 2,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang dikontribusikan dari penurunan clinker factor sebesar satu persen, dan peningkatan TSR sebesar 1,6 persen," ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA