Tuesday, 16 Rajab 1444 / 07 February 2023

Pertamina Uji Coba Full Journey Biosolar di Cilacap, Wonogiri dan Jepara

Rabu 30 Nov 2022 16:04 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Gita Amanda

 Uji coba implementasi full journey untuk pembelian BBM Biosolar akan segera dilakukan mulai 1 Desember 2022. (ilustrasi).

Uji coba implementasi full journey untuk pembelian BBM Biosolar akan segera dilakukan mulai 1 Desember 2022. (ilustrasi).

Foto: Pertamina
Pembelian BBM Subsidi yaitu Biosolar secara penuh menggunakan kode QR

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Uji coba implementasi full journey untuk pembelian BBM Biosolar akan segera dilakukan mulai 1 Desember 2022. Khusus wilayah Jawa Tengah, uji coba full journey ini akan dilakukan di 10 SPBU Kabupaten Cilacap, 14 SPBU Kabupaten Wonogiri, dan 21 SPBU Kabupaten Jepara.

Kebijakan uji coba full journey program subsidi tepat merupakan program uji coba kewajiban transaksi pembelian BBM Subsidi yaitu Biosolar secara penuh menggunakan kode QR yang sudah didaftarkan oleh pelanggan melalui www.subsiditepat.mupertamina.id.

Baca Juga

Area Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho, mengungkapkan tujuan dilakukan uji coba full journey adalah untuk menyalurkan BBM subsidi khususnya Biosolar tepat sasaran secara real time dan online sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (SK Kepala BPH Migas) nomor 4 tahun 2020.

"Pelaksanaan uji coba full journey hanya dilakukan bagi konsumen Biosolar yang menggunakan Kendaraan Roda 4 atau roda lebih dari 4," tutur Brasto dalam pernyataan resminya, Rabu (30/11/2022).

Dalam SK Kepala BPH Migas nomor 04 tahun 2020, volume pembelian Biosolar untuk kendaraan pribadi roda empat dibatasi maksimal 60 liter per hari per kendaraan.

Sedangkan untuk kendaraan penumpang atau barang roda empat atau lebih dibatasi maksimal 80 liter per hari per kendaraan. Untuk kendaraan penumpang atau barang roda enam atau lebih dibatasi maksimal 200 liter per hari per kendaraan.

QR code diuji cobakan full journey agar penyaluran BBM Biosolar bisa dimonitor secara real time sesuai dengan SK Kepala BPH Migas tersebut,” tuturnya.

Untuk mendapat kode QR code, pelanggan Biosolar bisa mendaftarkan kendarannya pada website www.subsiditepat.mypertamina.id.

“Kami mengimbau untuk pengguna kendaraan di Jawa Tengah untuk segera mendaftarkan kendaraannya pada program subsidi tepat BBM subsidi,” kata Brasto.

Ia menambahkan, Pertamina Patra Niaga senantiasa berupaya menyalurkan pasokan energi baik BBM secara merata ke seluruh masyarakat Indonesia. Bila pelanggan membutuhkan informasi dan menyampaikan keluhan seputar produk dan layanan dari Pertamina Patra Niaga, dapat memanfaatkan layanan Pertamina Call Center melalui saluran sebagai berikut 135, Aplikasi MyPertamina, Chatbot NADIA: Aplikasi MyPertamina & WhatsApp (08111350135), Email: [email protected], dan media sosial Pertamina lainnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA