Saturday, 13 Rajab 1444 / 04 February 2023

Petugas Lakukan Razia Prostitusi di Tigaraksa, Begini Hasilnya

Selasa 29 Nov 2022 18:50 WIB

Rep: eva rianti/ Red: Hiru Muhammad

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang melakukan razia prostitusi di kawasan Desa Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Dalam razia tersebut, sebanyak tiga orang pekerja seks komersial (PSK) diamankan.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang melakukan razia prostitusi di kawasan Desa Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Dalam razia tersebut, sebanyak tiga orang pekerja seks komersial (PSK) diamankan.

Foto: istimewa
Tiga wanita di bawah umur terjaring petugas Satpol PP.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG--Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang melakukan razia prostitusi di kawasan Desa Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Dalam razia tersebut, sebanyak tiga orang pekerja seks komersial (PSK) diamankan. 

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Fachrul Rozi mengatakan, razia itu dilakukan berdasarkan adanya laporan dari masyarakat, sehingga pihaknya akhirnya melakukan penggerebekan pada Senin (28/11) malam. Dia berujar bahwa masyarakat sekitar mengaku resah dengan sebuah kontrakan yang diduga digunakan sebagai lokasi prostitusi.

Baca Juga

"Kami mendapati ada tiga wanita, tim kami juga mendapati alat bukti berupa alat kotrasepsi bekas dan juga beberapa minuman beralkohol," kata Fachrul dalam keterangannya, Senin (29/11/2022). 

Ketiga wanita yang diamankan tersebut diketahui berprofesi sebagai PSK di lokasi itu. Fachrul menyebut terjadi pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tangerang Nomor 20 Tahun 2004 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum dalam kasus itu.  "Ketiga wanita tersebut masih di bawah umur. Mereka langsung kami amankan dan bawa ke kantor untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut," tuturnya. 

Fachrul mengatakan, pihaknya juga telah menyegel kontrakan tersebut. Hal itu untuk meminimalisasi kegiatan prostitusi kembali yang meresahkan warga. "Kamar kontrakan ini juga langsung kami lakukan penyegelan yang disaksikan langsung oleh masyarakat sekitar, dengan tujuan untuk meminimalisir terjadinya kegiatan serupa. Allhamdulillah warga masyarakat juga sangat mendukung dengan disegelnya tempat tersebut," tuturnya. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA