Sunday, 7 Rajab 1444 / 29 January 2023

Jokowi: Keberagaman Indonesia Jadi Kekuatan, Bukan Kelemahan

Selasa 29 Nov 2022 14:53 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Presiden RI Joko Widodo. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemimpin Indonesia harus menyadari pentingnya menjaga keberagaman suku dan budaya di Indonesia. Keberagaman suku dan budaya Indonesia ini menjadi kekayaan besar bangsa sekaligus juga kekuatan besar, bukan menjadi kelemahan.

Presiden RI Joko Widodo. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemimpin Indonesia harus menyadari pentingnya menjaga keberagaman suku dan budaya di Indonesia. Keberagaman suku dan budaya Indonesia ini menjadi kekayaan besar bangsa sekaligus juga kekuatan besar, bukan menjadi kelemahan.

Foto: Republika/Prayogi
Jokowi menyebut keberagaman adalah kekayaan besar Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemimpin Indonesia harus menyadari pentingnya menjaga keberagaman suku dan budaya di Indonesia. Keberagaman suku dan budaya Indonesia ini menjadi kekayaan besar bangsa sekaligus juga kekuatan besar, bukan menjadi kelemahan.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam sambutannya saat meresmikan pembukaan Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajaking (TBBR) di Pontianak, Selasa (29/11). "Yang paling penting pemimpin Indonesia sekarang, ke depan dan ke depannya lagi, siapapun harus menyadari bahwa Indonesia ini beragam, harus sadar mengenai keberagaman Indonesia yang berbeda-beda, yang beragam," ujar Jokowi.

Bagi pemimpin Indonesia, lanjutnya, keberagaman dan perbedaan merupakan sebuah kekuatan yang harus terus dijaga. Karena itu, Jokowi menekankan pentingnya seluruh pihak untuk menjaga keberagaman dan perbedaan bangsa Indonesia. Ia tak ingin, keberagaman suku dan budaya justru memecah belah persatuan bangsa.

"Karena buat kita keberagaman itu adalah kekayaan besar bangsa kita. Bener? Ini prinsip bagi pemimpin Indonesia siapapun sebagai negara besar kita harus menyadari mengenai keberagaman itu. Dan keberagaman, perbedaan itu adalah sebuah kekuatan, bukan kelemahan, hati-hati,” kata Jokowi.

Dalam sambutannya, Jokowi pun mengapresiasi masyarakat yang masih mau menjaga dan merawat kebudayaannya.“Jangan dilupakan. Kita harus bersama-sama merawat, bersama-sama menjaga, bersama-sama memelihara agar budaya kita ini tetap terawat dengan baik. Setuju?,” lanjut dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA