Saturday, 6 Rajab 1444 / 28 January 2023

Hasto Sindir Ring 1 Soal Kehadiran Jokowi di Acara Relawan, Mensesneg: Tanya Panitianya

Senin 28 Nov 2022 18:58 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Agus raharjo

Presiden Joko Widodo menyapa relawan saat menghadiri acara Gerakan Nusantara Bersatu: Satu Komando Untuk Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11/2022). Gerakan Nusantara Bersatu dari berbagai elemen relawan Jokowi itu untuk menyelaraskan persepsi barisan satu komando di bawah arahan Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo menyapa relawan saat menghadiri acara Gerakan Nusantara Bersatu: Satu Komando Untuk Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11/2022). Gerakan Nusantara Bersatu dari berbagai elemen relawan Jokowi itu untuk menyelaraskan persepsi barisan satu komando di bawah arahan Presiden Joko Widodo.

Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Pratikno mengeklaim ring 1 Jokowi fokus agenda pemerintahan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menanggapi imbauan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto yang mengingatkan ring 1 Presiden Joko Widodo (Jokowi). Imbauan tersebut merupakan dampak dari hadirnya Jokowi dalam acara relawan di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

"Itu tanya panitianya, kita fokus ke pemerintahan. Banyak sekali agenda yang harus kita selesaikan. G20 itu ada ratusan project yang harus kita kawal penanganannya," ujar Pratikno di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/11/2022).

Baca Juga

"Kedua ini ada isu yang sangat mendesak, bencana di Cianjur. Ketiga, agenda besar mengenai IKN juga butuh pengawalan yang luar biasa," sambungnya.

Ditanya kembali, apakah imbauan Hasto tersebut perlu ditanggapi oleh orang-orang di sekitar Jokowi? Pratikno menjawab singkat. "Ya banyak kerjaan luar biasa kerjaan pemerintah," singkatnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto sangat menyesalkan adanya elite relawan yang dekat dengan kekuasaan. Khususnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang terkesan dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tersebut.

Kepemimpinan Jokowi yang sudah pada jalur yang benar, nilai Hasto, telah direduksi dengan cara-cara yang tidak elegan. Ada kesan bahwa elite-elite relawan tersebut mau mengambil segalanya dan jika tidak dipenuhi keinginannya mereka mengancam akan membubarkan diri.

Acara Nusantara Bersatu harus menjadi pelajaran politik yang sangat penting. Terlebih di dalam cara mobilisasi tersebut, sampai dilakukan cara-cara menjanjikan sesuatu yang tidak sehat seperti itu.

"PDI Perjuangan menghimbau kepada ring satu Presiden Jokowi agar tidak bersikap asal bapak senang (ABS) dan benar-benar berjuang keras bahwa kepemimpinan Pak Jokowi yang kaya prestasi sudah on the track. Bahkan prestasi Pak Jokowi itu untuk bangsa Indonesia dan dunia, bukan untuk kelompok kecil yang terus melakukan manuver kekuasaan," ujar Hasto.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA