Sunday, 14 Rajab 1444 / 05 February 2023

Diincar MU, Bintang Muda Belanda di Piala Dunia Ini Kasih Kode Bakal Tinggalkan PSV

Senin 28 Nov 2022 06:48 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Cody Gakpo dari Belanda (kedua kiri) merayakan setelah mencetak gol pembuka selama pertandingan sepak bola grup A Piala Dunia antara Belanda dan Ekuador, di Stadion Internasional Khalifa di Doha, Qatar, Jumat, 25 November 2022.

Cody Gakpo dari Belanda (kedua kiri) merayakan setelah mencetak gol pembuka selama pertandingan sepak bola grup A Piala Dunia antara Belanda dan Ekuador, di Stadion Internasional Khalifa di Doha, Qatar, Jumat, 25 November 2022.

Foto: AP/Themba Hadebe
Gakpo terus mencetak gol untuk timnas Belanda di Qatar.

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA --Target Manchester United Cody Gakpo, tidak mengesampingkan potensi kepindahannya dari PSV Eindhoven, saat ia terus bersinar di Piala Dunia. Pemain saya Belanda itu tampil menonjol di Qatar, dengan dua gol dalam dua pertandingan. Terbaru, ia mencetak gol indah ke gawang Ekuador.

Performanya tidak diragukan lagi akan menarik perhatian klub-klub top dunia, dengan Gakpo sudah mencetak 33 gol dan assist untuk klub dan negara sejak awal musim. Selama bursa transfer musim panas, pemain berusia 23 tahun itu menjadi incaran Iblis Merah, namun Erik ten Hag gagal membawa Gakpo ke Old Trafford.

Baca Juga

Namun perburuan belum berakhir, dengan penampilan Gakpo hanya meningkatkan spekulasi, yang mana Barcelona, Liverpool dan Arsenal dilaporkan tertarik. Gakpo, dalam sebuah konferensi pers bersama Belanda, mengaku suka dengan isu yang ditulis media tentang dia.

''Jika tidak berubah, saya akan tetap bermain untuk PSV setelah jeda musim dingin. Tapi seperti yang saya bilang sebelumnya, sebelum Piala Dunia selesai, kita lihat apa yang akan terjadi,'' kata Gakpo, dikutip dari Talksports, Senin (28/11/2022).

Klub yang berminat tidak hanya terkesan dengan penampilan Gakpo di lapangan. Tapi sebagai pemain muda, mentalitasnya juga sangat bags. Dia tidak hanya rendah hati, tapi juga ambisius ketika berbicara posisinya dan Piala Dunia. Ia mengatakan, di PSV, dirinya selalu bermain di sayap kiri. Sementara di Belanda Louis van Gaal tidak menerapkan sistem dengan sayap kiri selama ia bermain.

''(Louis van Gaal) mencoba menantang saya untuk menjadi pemain yang lebih baik. Saya berterima kasih padanya untuk itu. Masih banyak hal yang bisa diperbaiki,'' ucap Gakpo.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA