Saturday, 13 Rajab 1444 / 04 February 2023

Ketum P3MI: Bangun Peradaban Umat Harus dari Masjid

Ahad 27 Nov 2022 22:28 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Agung Sasongko

Ketua Dewan Pembina Islam Nusantara Foundation (INF) KH Said Aqil Siroj (dua kanan) berbincang dengan Ketua Umum Himpunan Sekolah dan Madrasah Islam Nusantara (HISMINU) KH Zainal Arifin Junaidi (kiri), Ketua Umum Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU) KH Agus Salim (dua kiri) dan Ketua Umum Perkumpulan Penggerak Pemakmuran Masjid Indonesia (P3MI) KH Abdul Manan Ghani (kanan) dalam acara Pengukuhan Pengurus HISMINU, LADISNU dan P3MI di Jakarta, Ahad (27/11/2022). Dalam kesempatan tersebut KH Said Aqil Siroj menyampaikan pidato kebudayaan serta berharap HISMINU, LADISNU dan P3MI harus mampu menjadi Gerakan, menjadi advokator rakyat dan memihak pada kemajuan bangsa serta harus mampu menjadi pilar penyangga peradaban dunia berspirit Islam Nusantara. Republika/Prayogi

Ketua Dewan Pembina Islam Nusantara Foundation (INF) KH Said Aqil Siroj (dua kanan) berbincang dengan Ketua Umum Himpunan Sekolah dan Madrasah Islam Nusantara (HISMINU) KH Zainal Arifin Junaidi (kiri), Ketua Umum Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU) KH Agus Salim (dua kiri) dan Ketua Umum Perkumpulan Penggerak Pemakmuran Masjid Indonesia (P3MI) KH Abdul Manan Ghani (kanan) dalam acara Pengukuhan Pengurus HISMINU, LADISNU dan P3MI di Jakarta, Ahad (27/11/2022). Dalam kesempatan tersebut KH Said Aqil Siroj menyampaikan pidato kebudayaan serta berharap HISMINU, LADISNU dan P3MI harus mampu menjadi Gerakan, menjadi advokator rakyat dan memihak pada kemajuan bangsa serta harus mampu menjadi pilar penyangga peradaban dunia berspirit Islam Nusantara. Republika/Prayogi

Foto: Republika/Prayogi
Masjid adalah pusat peradaban umat Islam yang telah dimulai sejak zaman Rasulullah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Perkumpulan Penggerak Pemakmuran Masjid Indonesia (P3MI) KH Abdul Manan Ghani menyampaikan, masjid adalah pusat peradaban umat Islam yang telah dimulai sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Karena itu, kalau ingin memperbaiki masyarakat, ini harus dimulai dari masjid.

"Membangun peradaban umat harus dari masjid. Masjid selain sebagai rumah Allah SWT, membangun hubungan antara manusia dengan Allah SWT, juga membangun hubungan antara manusia dengan manusia lainnya," kata dia usai dikukuhkan sebagai Ketum P3MI di Aula Masjid Istiqlal, Jakarta, Ahad (27/11/2022).

Baca Juga

Pada Rasulullah, Sahabat, Tabi'in, Tabi Tabi'in, hingga ke para ulama, masjid telah menjadi pusat peradaban, yang kemudian diteruskan saat Islam masuk Nusantara. Islam tersebar ke nusantara ini melalui pendirian surau, langgar, masjid dan madrasah. "Banyak pokok-pokok ajaran Islam yang diselenggarakan di masjid," lanjutnya.

Kiai Manan menambahkan, melalui lembaganya, pemakmuran masjid di Indonesia akan dilakukan untuk membangun peradaban melalui para penggerak yang di berbagai bidang. Pemakmuran ini akan melibatkan para pengurus masjid dan mengajak mereka untuk senantiasa menjaga hablumminallah dan hablumminannas melalui masjid.

Alquran, demikian penjelasan Kiai Manan, juga telah berpesan untuk selalu memakmurkan masjid dan memakmurkan bumi. Dari pemakmuran masjid, maka setiap Muslim memakmurkan bumi Allah SWT.

"Bagaimana menyadarkan bahwa memanajemen masjid itu harus sesuai kebutuhan jamaah dan juga masyarakat. Ini untuk keselamatan agama dan peningkatan keilmuan," kata dia.

Masjid, lanjut Kiai Manan, harus dibuat agar bagaimana masjid menjadi tempat membangun kesehatan lingkungan dan tempat pendidikan, pengajaran serta penyadaran. Juga sebagai tempat menuntut ilmu dan pemberdayaan ekonomi.

"Sunan Gunung Djati itu pernah berpesan untuk memakmurkan masjid. Jadi ke depannya, program kami adalah bagaimana memakmurkan masjid dan dimakmurkan masjid," terangnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA