Monday, 15 Rajab 1444 / 06 February 2023

Jalan Rantau, Membawa Yunan Hingga Jadi Wisudawan Terbaik

Ahad 27 Nov 2022 19:12 WIB

Red: Gita Amanda

Yunan Alifi Ananta, wisudawan Program Studi Administrasi Bisnis Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) meraih predikat wisudawan terbaik di Wisuda Universitas BSI Ke-56 yang berlangsung pada Rabu (23/11/2022).

Yunan Alifi Ananta, wisudawan Program Studi Administrasi Bisnis Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) meraih predikat wisudawan terbaik di Wisuda Universitas BSI Ke-56 yang berlangsung pada Rabu (23/11/2022).

Foto: Universitas Bina Sarana Informatika
Yunan Alifi Ananta, wisudawan Program Studi Administrasi Bisnis Universitas BSI

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Meraih predikat wisudawan terbaik menjadi idaman setiap orang. Namun hal ini tidaklah mudah, perlu usaha dan pengorbanan selama perkuliahan untuk mencapainya. Hal ini juga yang dilakukan Yunan Alifi Ananta, wisudawan Program Studi Administrasi Bisnis Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) hingga akhirnya meraih predikat wisudawan terbaik di Wisuda Universitas BSI Ke-56 yang berlangsung pada Rabu (23/11/2022).

Wisudawan kelahiran Pati, Jawa Tengah ini mengungkap jika perjuangannya selama menempuh pendidikan tinggi ini membuahkan hasil. Ia pergi merantau ke Jakarta hanya untuk kuliah, selain biaya, tentunya banyak hambatan lain.

Baca Juga

"Setelah dinyatakan menjadi mahasiswa terbaik tidak menyangka tentunya. Karena selama kuliah yang terhambat Covid menimbulkan banyak kendala dalam pembelajaran, tatap muka langsung banyak interaksi dengan dosen terganggu karena kelas harus online di akhir semester. Namun tidak menyangka bisa menjadi wisudawan terbaik," ungkap Yunan ketika diwawancarai usai kegiatan wisuda Universitas BSI ke-56 yang berlangsung di BSI Convention Center (BSI Convex), Jalan Raya Kaliabang nomor 8, Perwira, Bekasi Utara, Rabu.

Meskipun terkenal sebagai sosok pendiam, Yunan merupakan orang yang memiliki semangat besar. Menurut Harningsih, ibundanya, Yunan merupakan sosok pendiam dan tidak banyak menuntut. "Anaknya pendiam, tidak neko-neko dan tidak banyak menuntut tapi memiliki semangat yang besar. Ia rela merantau hanya untuk kuliah dan mengajar mimpinya," jelas Harningsih.

Selain itu, Harningsih merasa senang bisa hadir dan menyaksikan secara langsung gelaran wisuda ini. Meskipun tidak bisa dipungkiri, jika memang butuh perjuangan juga untuk hadir di acara ini.

Sementara itu, Yunan ingin berbagi semangat kepada adik tingkat yang masih kuliah dengan membagikan tips belajar yang ia terapkan. "Untuk adik-adik saya di Universitas BSI, semangat terus. Ada kalanya kita bosan dalam belajar, kalau bosan bisa pakai tips yang saya namakan 40-10-10. Dalam 60 menit belajar gunakan 40 menit untuk fokus belajar, 10 menit untuk istirahat, kemudian 10 menit lagi gak ngapa-ngapain sampai nanti bosan lagi. Kalo udah bosan nanti akan ada keinginan belajar lagi," pungkasnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA