Monday, 8 Rajab 1444 / 30 January 2023

Erick Thohir Gelar Gladi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina

Ahad 27 Nov 2022 11:49 WIB

Rep: Muhammad Noor Alfian Choir/ Red: Ilham Tirta

Putra terakhir Presiden Joko Widodo Kaesang Pangarep rencanannya akan menikahi Erina S Gudono di pura Mangkunegaran.

Putra terakhir Presiden Joko Widodo Kaesang Pangarep rencanannya akan menikahi Erina S Gudono di pura Mangkunegaran.

Foto: Tangkapan layar Instagram
Gladi berlangsung bersamaan dengan CFD di Jalan Slamet Riyadi pukul 08.30 WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Menjelang pernikahan antara putra bungsu presiden Joko Widodo Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono dilakukan gladi kotor, Ahad (27/11/2022). Dari pantauan Republika.co.id, gladi kotor tersebut berlangsung bersamaan dengan CFD di Jalan Slamet Riyadi pukul 08.30 WIB.

Kemudian, dalam gladi kotor pernikahan tersebut juga akan menggunakan kirab dengan rute sepanjang 3 KM, yaitu mulai dari Rumah Dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung hingga ke Puro Mangkunegaran. Nantinya, selama arak-arakan pengantin dan rombongan akan menggunakan kereta yang ditarik kuda.

Baca Juga

Sedikitnya ada 6 kereta kencana yang digunakan dalam gladi tersebut. Selain itu, dalam gladi kotor tersebut baik calon pengantin Kaesang-Erina tidak nampak di lokasi.

Namun, ada beberapa menteri yang ikut gladi kotor dan nampak memberikan arahan. Mereka adalah Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

Kereta kencana pertama dinaiki oleh Erick Thohir dan Budi Karya Sumadi. Sedangkan Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia terlihat menaiki sepeda lipat. Mereka menaiki kereta hingga perempatan Ngarsopuro hingga Puro Mangkunegaran.

"Jadi Alhamdulillah nanti ngunduh mantunya di Loji Gandrung semua acaranya di sana, baru naik kereta ke sini (Mangkunegaran)," kata Erick usai gladi, Ahad (27/11/2022).

Erick menjelaskan, pihaknya menjelaskan dalam rangka menghormati adat istiadat, acara yang akan berlangsung di pura Mangkunegaran hanya berupa syukuran. "Adat istiadat kita juga hormatkan di sini, jadi di sini lebih tasyakuran begitu bukan sesuatu yang kita merubah-merubah adat istiadat yang sudah kita pahami dan hormati begitu," kata dia.

Erick menjelaskan, acara ini akan melibatkan masyarakat. Jadi hal tersebut bukan hanya acara eksklusif milik presiden. "Seperti yang saya sudah sampaikan acara ini melibatkan masyarakat, ini bukan sebuah acara hanya buat-buat beliau tapi beliau sendiri kan bagian dari masyarakat solo jadi ini menjadi bagian besar gitu," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA