Saturday, 6 Rajab 1444 / 28 January 2023

Pelatih Bali United Sebut Sistem Bubble tak Efektif Bagi Semua Klub

Sabtu 26 Nov 2022 06:31 WIB

Red: Israr Itah

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra alias Teco

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra alias Teco

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Liga 1 2022/2023 rencananya akan dilanjutkan dengan sistem bubble.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Bali United Stefano Cugurra menyebutkan bahwa sistem bubble yang direncanakan untuk kelanjutan Liga 1 2022/2023 tidak efektif bagi semua klub yang menjadi peserta kompetisi. Selain kehilangan momentum kembalinya sistem home-away dalam laga, faktor jauh dari dukungan keluarga juga menjadi faktor penentu permainan setiap pemainnya.

"Menurut saya sistem bubble pasti tidak ideal untuk semua klub," kata pelatih yang akrab disapa Teco itu, melalui laman resmi klub, Jumat (25/11/2022), menanggapi sistem gelembung yang akan diterapkan dalam lanjutan kompetisi musim ini.

Baca Juga

Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) merencanakan lanjutan Liga 1 musim 2022-2023 akan digelar dengan sistem gelembung (bubble) di Jawa Tengah sampai putaran pertama tuntas atau hingga laga pekan ke-17.

Ada empat stadion yang disiapkan untuk skema gelembung Liga 1, yakni Stadion Maguwoharjo (Sleman), Stadion Jatidiri (Semarang), Stadion Sultan Agung (Bantul), dan Stadion dr Moch Soebroto (Magelang).

Seiring dengan itu, PT LIB selaku operator kompetisi juga menyebutkan rencananya lanjutan Liga 1 2022/2023 yang sempat terhenti imbas Tragedi Kanjuruhan akan dimulai pada 2 Desember mendatang.

Mengenai kelanjutan Liga 1 2022/2023, Teco menyebutkan klub sejauh ini hanya memerlukan kepastian melalui surat pemberitahuan yang lengkap dengan lokasi pertandingan dan jadwal yang sudah pasti.

"Lebih bagus kita dapat jadwal sama kepastian main baru bisa berkomentar," kata pelatih asal Brasil yang telah mengoleksi tiga gelar juara kompetisi Liga 1.

Sejauh ini, Teco masih memberikan program latihan untuk skuadnya sejak kompetisi kasta tertinggi sepak bola di Indonesia tersebut dihentikan pada Oktober lalu. Segala persiapan dilakukan Teco sembari menunggu kepastian kembalinya kompetisi sepak bola Indonesia yang dinantikan pecinta sepak bola Indonesia.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA