Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

Lebih Bagus Mana, Obat Sirop Atau Puyer untuk Anak?

Kamis 24 Nov 2022 23:24 WIB

Red: Nora Azizah

Pemberian obat sirop atau puyer harus disesuaikan dengan karakter anak.

Pemberian obat sirop atau puyer harus disesuaikan dengan karakter anak.

Foto: www.pixabay.com
Pemberian obat sirop atau puyer harus disesuaikan dengan karakter anak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter spesialis anak drKurniawan Satria Denta, M Sc, Sp.A, mengatakan, pemberian obat jenis sirop ataupun puyer harus disesuaikan dengan karakteristik anak. Dia menjelaskan, setiap anak memiliki karakteristik dan keunikan yang berbeda, termasuk dalam mengkonsumsi obat-obatan.

"Kita harus mengenal karakter anak kita, enggak semua anak suka dikasih sirop, ada juga yang enggak bisa dikasih puyer. Ada yang dikasih sirop malah muntah, kita harus tahu anak kita cocoknya apa setelah itu sampaikan ke dokternya," ujar dr Denta dalam webinar Combiphar di Jakarta, Kamis (24/11/2022).

Baca Juga

Pemberian obat pada anak juga harus disesuaikan dengan keluhan atau gejala yang dialami. Menurut dr Denta, orangtua harus menghindari menerka-nerka takaran obat pada anak dan lebih baik dikonsultasikan kepada dokter atau apoteker.

"Jangan asal minum obat, orangtua harus cermat memilih obat buat keluarganya baik yang dijual bebas atau dari dokter," katanya.

Lebih lanjut, dr Denta berpesan, untuk selalu membaca label, dosis dan tanggal kadaluwarsa pada kemasan obat. Selain itu, selalu pantau reaksi obat yang diberikan kepada anak. Apabila dalam beberapa hari gejala tidak menurun segera datang ke fasilitas kesehatan.

"Selalu monitor reaksi obat pada anak. Jadi kalau habis minum obat, itu belum selesai harus dievaluasi lagi apakah obatnya bekerja baik, apa ada efek sampingnya, kalau enggak sembuh-sembuh berarti harus ke fasilitas kesehatan dan berkonsultasi," ujar dr Denta.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA