Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

Percepat Transformasi Digital Madrasah Diharapkan Tingkatkan Kualitas Lulusan

Kamis 24 Nov 2022 21:06 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Muhammad Hafil

Percepat Transformasi Digital Madrasah Diharapkan Tingkatkan Kualitas Lulusan. Foto: Kini makin banyak madrasah yang memiliki keunggulan dan mampu menjadi alternatif pendidikan. (Ilustrasi)

Percepat Transformasi Digital Madrasah Diharapkan Tingkatkan Kualitas Lulusan. Foto: Kini makin banyak madrasah yang memiliki keunggulan dan mampu menjadi alternatif pendidikan. (Ilustrasi)

Foto: Antara
Kemenag berupaya mempercepat transformasi digital madrasah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) berupaya mempercepat transformasi digital madrasah. Percepatan transformasi digital ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lulusan madrasah sehingga mampu bersaing menghadapi persaingan di era digital saat ini.

“Kami tengah mengkaji berbagai praktik baik untuk dirumuskan menjadi peta jalan dan strategi kebijakan dalam akselerasi transformasi digital dalam pengembangan madrasah sesuai perkembangan zaman," kata Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Kemenag, M Zain melalui pesan tertulis yang diterima Republika, Kamis (24/11/2022).

Baca Juga

Zain mengatakan, pandangan dan gagasan dari para pakar atau ahli pendidikan, dalam dan luar negeri, sangat diperlukan dalam merumuskan kebijakan ke depan. Utamanya dalam mempercepat transformasi digital di madrasah.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Kementerian PPN/ Bappenas Subandi, menambahkan, sebagai upaya meningkatkan mutu, akses, dan kapasitas layanan pendidikan madrasah, diperlukan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelaksanaan pembelajaran melalui kurikulum yang diterapkan. Serta kapasitas dan jumlah guru dan tenaga kependidikan yang memenuhi kualifikasi.

“Dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah, perlu mengalokasikan sumber daya secara proporsional kepada satuan pendidikan madrasah sesuai dengan kontribusinya dalam layanan pendidikan,” kata Subandi.

Subandi mengatakan, Kemenag perlu memikirkan tata kelola madrasah yang baik dalam konteks desentralisasi pendidikan. Hal ini untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya finansial terutama yang tersedia di daerah, untuk kepentingan peningkatan mutu madrasah.

Ketua Project Management Unit Realizing Education Promise - Madrasah Education Quality Reform, Abdul Rouf, menjelaskan, penyelenggaraan Konferensi Internasional Akselerasi Transformasi Digitalisasi Madrasah bertujuan memperoleh pandangan dan gagasan dari para pakar dan ahli pendidikan baik dalam maupun luar negeri dalam rangka penyusunan Peta Jalan dan Strategi Kebijakan Pengembangan dan Penjaminan Mutu Madrasah.

"Madrasah harus bersiap diri untuk menyambut digitalisasi madrasah. Warga madrasah harus bisa menikmati kemajuan teknologi informasi dan mengambil manfaat sebanyak-banyaknya untuk pembelajaran dan pendidikan,” ujar Rouf.

Menurut Rouf, hasil yang diharapkan dari Konferensi Internasional Akselerasi Transformasi Digitalisasi Madrasah adalah rumusan gagasan dan rekomendasi yang akan menjadi bahan untuk penyusunan regulasi Model Pengembangan Madrasah. Konferensi ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan praktisi dan pakar pendidikan luar dan dalam negeri.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA