Kamis 24 Nov 2022 01:33 WIB

Jerman Kalah dari Jepang, Thomas Mueller Mengaku Bingung Seusai Laga

Mueller mengatakan dengan cara Jerman bermain semestinya berujung pada kemenangan.

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Andri Saubani
 Kiper Jerman Manuel Neuer (kanan) dan rekan satu timnya memberi isyarat saat para pemain Jepang merayakan berakhirnya pertandingan sepak bola grup E Piala Dunia antara Jerman dan Jepang, di Stadion Internasional Khalifa di Doha, Qatar, Rabu, 23 November 2022.
Foto: AP/Luca Bruno
Kiper Jerman Manuel Neuer (kanan) dan rekan satu timnya memberi isyarat saat para pemain Jepang merayakan berakhirnya pertandingan sepak bola grup E Piala Dunia antara Jerman dan Jepang, di Stadion Internasional Khalifa di Doha, Qatar, Rabu, 23 November 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Jerman menelan kekalahan dalam laga pembuka Grup E Piala Dunia 2022 melawan Jepang, Rabu (23/11/2022). Striker Jerman, Thomas Mueller, seolah tidak percaya timnya harus kalah dari tim Samurai Biru.

Der Panzer sebenarnya unggul lebih dulu di babak pertama melalui gol penalti di babak pertama. Namun Jepang membalikkan keadaan di babak kedua dengan mencetak dua gol melalui Ritsu Doan dan Takuma Asano.

Baca Juga

"Saya terkejut. Saya masih agak bingung, karena cara kami bermain, itu adalah jenis permainan yang biasanya Anda menangkan," kata Mueller, dikutip dari Deutch Welle, Kamis (24/11/2022).

Penyerang Bayern Muenchen itu menyatakan, bahwa Jerman menguasai jalannya pertandingan. Bahkan, skuad asuhan Hansi Flick itu hanya memberikan sedikit peluang kepada Jepang, serta tampil cukup baik dengan atau tanpa bola. Selain itu, Mueller juga menilai timnya menerapkan permainan dengan intensitas tinggi.

"Tapi sulit untuk menang ketika Anda tidak memanfaatkan peluang untuk maju dan kemudian kebobolan gol seperti itu di belakang. Sekarang kami perlu memastikan kami melepaskan diri, pulih secara fisik dan memastikan mendekati permainan Spanyol untuk menang," tegas Mueller.

 

photo
Jadwal lengkap Piala Dunia 2022 Qatar - (Republika)

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement