Senin 21 Nov 2022 13:05 WIB

Gareth Bale Tegaskan Wales Siap Bertarung tanpa Tekanan di Piala Dunia 2022

Wales menghadapi AS di Al Rayyan di Grup B Piala Dunia 2022, Selasa dini hari WIB.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah
 Gareth Bale dari Wales
Foto: AP/Aijaz Rahi
Gareth Bale dari Wales

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Penyerang sayap Wales Gareth Bale mengaku siap memimpin negaranya memulai perjalanan Piala Dunia 2022 menjelang bentrokan melawan timnas Amerika Serikat (AS) di Grup B. Kedua tim beradu kekuatan di Stadion Al Rayyan, Selasa (22/11/2022) dini hari WIB.

Perhelatan Piala Dunia kali ini terasa spesial bagi the Dragon. Sebab, mereka akhirnya bisa berlaga di panggung sepak bola terbesar dunia setelah menanti selama 64 tahun.

Baca Juga

"Ini mungkin kehormatan terbesar yang bisa kami miliki untuk negara kami, lolos ke Piala Dunia, sesuatu yang belum pernah kami lakukan dalam 64 tahun," kata Bale menjelaskan dikutip BBC Sport, Senin (21/11/2022).

Terakhir kali Wales berpartisipasi pada Piala Dunia 1958. Kini, the Dragon tergabung dalam Grup B bersama Inggris, Amerika Serikat, dan Iran.

Pencapaian timnas Wales ini membuat pemerintah negara mereka memberlakukan kebijakan meliburkan sekolah demi memeriahkan hajatan empat tahunan sekali.

"Kami mendapatkan dukungan dari Tanah Air. Apa pun yang terjadi, selama kami memberikan 100 persen, negara kami akan mencintai kami untuk itu," sambung eks winger Real Madrid dan Tottenham Hotspur.

Tidak ada negara yang menunggu lebih lama antara penampilan Piala Dunia pertama dan kedua daripada yang dilakukan Wales.

Akan tetapi Wales sekarang tampil dengan generasi emas mereka. Sebelumnya, Wales menembus semifinal Euro 2016, sebuah tonggak bersejarah. 

Bale pun berharap Wales akan tumbuh semakin kuat pada masa depan. Ia meminta rekan setimnya sekarang fokus menjalani fase grup melawan AS, Inggris dan Iran.

"Anda melihat Inggris dan AS sebagai favorit lalu kami dan Iran. Kami baru di turnamen ini tetapi akan ada kejutan-kejutan di sepanjang laga. Tidak ada tekanan, fokus kami adalah menikmatinya dan mengamankan hasil maksimal dalam setiap partai," kata dia.

Nantinya AS kontra Wales di Al Rayyan diprediksi berlangsung ketat. Sebab, di atas kertas, kedua tim memiliki skuad dengan kualitas yang cukup berimbang.

Namun patut menjadi catatan bahwa dalam dua pertemuan terakhir melawan Amerika Serikat, Wales tidak pernah menang dengan torehan sekali kalah dan satu imbang.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement