Sabtu 19 Nov 2022 03:30 WIB

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Mamuju Sulawesi Barat

Jalan Trans Sulawesi juga terendam banjir akibat intensitas hujan tinggi.

Banjir merendam ratusan rumah warga di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dan mengakibatkan sejumlah rumah warga terseret arus sungai.
Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas
Banjir merendam ratusan rumah warga di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dan mengakibatkan sejumlah rumah warga terseret arus sungai.

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- Banjir merendam ratusan rumah warga di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dan mengakibatkan sejumlah rumah warga terseret arus sungai. "Jalan trans Sulawesi yang melintasi Kecamatan Tapalang terendam banjir akibat hujan deras sejak pukul 04.00 WITA. Selain itu, ratusan rumah warga juga terendam banjir," kata Alimin, salah seorang warga di Mamuju, Jumat (18/11/2022).

Ia mengatakan, pemukiman warga maupun fasilitas pemerintah dan sekolah yang terendam dan terdampak banjir terdapat di Desa Tapalang dan Desa Rantedoda, Kecamatan Tapalang. Warga di Desa Rantedoda menyampaikan sebanyak tiga rumah warga rusak dan terseret arus sungai yang cukup deras.

Baca Juga

"Tiga rumah warga terseret banjir dan mengalami kerusakan, kami minta pemerintah turun untuk membantu warga terdampak banjir," kata Dara, salah seorang warga.

Ia mengatakan, meluapnya sungai Rantedoda baru pertama kali terjadi, sehingga membuat panik warga sekitar. Sementara itu, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir.

Ia meminta agar masyarakat tetap waspada, karena cuaca ekstrem masih terjadi di Mamuju yang dapat mengakibatkan hujan deras dan bencana banjir. Kepala BPBD Mamuju Taslim Sukirno mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan dampak bencana di Kecamatan Tapalang dan bekerja sama dengan TNI dan Polri dalam melakukan penanganan setelah bencana terjadi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement