Kamis 17 Nov 2022 01:33 WIB

HT: Tantangan ke Depan, Ciptakan Lapangan Kerja Seluas-Luasnya

Ketum Perindo, Hary Tanoe sebut tantangan ke depan untuk menciptakan lapangan kerja.

Pelaku UMKM yang mendapat permodalan dalam bentuk gerobak dagang dari Partai Perindo. Ketum Perindo, Hary Tanoe sebut tantangan ke depan untuk menciptakan lapangan kerja.
Foto: Istimewa
Pelaku UMKM yang mendapat permodalan dalam bentuk gerobak dagang dari Partai Perindo. Ketum Perindo, Hary Tanoe sebut tantangan ke depan untuk menciptakan lapangan kerja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Elektabilitas Partai Persatuan Indonesia (Perindo) terus menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Bahkan menjadi harapan baru bagi kelompok masyarakat berpenghasilan dan berpendidikan rendah.

Berdasarkan survei yang dilakukan lembaga Political Weather Station (PWS) pada November 2022, Partai Perindo dinilai peduli terhadap rakyat kecil. Sehingga Partai Perindo meraih elektabilitas 6,2 persen.

Baca Juga

Hasil survei PWS atas Partai Perindo tersebut mengungkap posisi Partai Perindo saat ini unggul dari partai politik yang duduk di gedung DPR/MPR, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) yang meraih 3,2 persen, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 1,9 persen.

Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) memaparkan Partai Perindo senantiasa konsisten peduli dan berpihak pada rakyat kecil dalam memperjuangkan Indonesia sejahtera.

"Partai Perindo berjuang, bagaimana ikut membantu pemerintah, mempercepat pertumbuhan masyarakat ekonomi lemah agar mereka menjadi produktif, sehingga mereka menjadi bagian masyarakat kita yang ikut menciptakan lapangan kerja, ikut membayar pajak. Dengan demikian, mesin ekonomi Indonesia menjadi sangat besar," kata HT dalam rilisnya, Rabu (16/11/2022).

HT mengatakan Indonesia negara besar, dengan adanya ada bonus demografi penduduknya akan bertambah kurang lebih sekitar 50 juta orang hingga dengan tahun 2045.

"Jadi tantangan ke depan itu, kemampuan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya. Menciptakan para pembayar pajak baru, sehingga mereka ikut menjadi bagian lokomotif membangun bangsa," ujar dia.

Memajukan kesejahteraan masyarakat kecil, lanjutnya, akan mempersempit kesenjangan dan ketimpangan. "Indonesia betul-betul menjadi negara yang solid. Dengan persatuan dan kesatuan kokoh," ujar dia.

Dengan demikian, lanjutnya, harapan Indonesia menjadi negara besar dan maju, dengan target 2045 sebagai ekonomi terbesar keempat di dunia dengan PDB 28 ribu dolar AS dapat terwujud lebih cepat.

Oleh karena itu, HT memaparkan Partai Perindo harus menjadi partai besar. "Besar artinya cukup kursi di legislatif dan cukup wakil di eksekutif. Bermitra dengan pemerintah, dengan partai politik lain membangun Indonesia," kata HT.

Capaian positif hasil survei tersebut menunjukkan kepedulian, turun tangan dan aksi nyata Partai Perindo dalam berbagai program peningkatan produktivitas dan penciptaan lapangan kerja berdampak konkret.

Seperti diketahui, selain pemberian modal usaha, pendidikan dan pelatihan, Partai Perindo juga dikenal masyarakat melalui Program Gerobak Perindo yang bertuliskan Peduli Ekonomi Rakyat pada sisi gerobak itu.

Dengan kesejahteraan yang makin solid, kesenjangan makin kecil, maka persatuan dan kesatuan di Indonesia, di NKRI akan makin kokoh. "Di situlah kemudian Indonesia dapat menjadi negara yang kuat dan besar sesuai dengan cita-cita  kemerdekaan kita, untuk menjadikan Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur," kata HT.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement