Selasa 15 Nov 2022 14:08 WIB

Korsel Tanam Investasi di MRT Rute Fatmawati-Kampung Rambutan

Korsel menanam investasi dalam pembangunan MRT rute Fatmawati-Kampung Rambutan.

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Bilal Ramadhan
Rangkaian kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus-Bundaran HI melintas di Stasiun Fatmawati, Jakarta. Korsel menanam investasi dalam pembangunan MRT rute Fatmawati-Kampung Rambutan.
Foto: Antara
Rangkaian kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus-Bundaran HI melintas di Stasiun Fatmawati, Jakarta. Korsel menanam investasi dalam pembangunan MRT rute Fatmawati-Kampung Rambutan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Setelah Jepang dan Inggris yang menyepakati nota kesepahaman (MoU) dalam rangkaian Presidensi G20 di Bali, Senin (14/11/2022) kemarin, Korea Selatan (Korsel) juga mantap bekerja sama dengan Indonesia. Kerjasama melalui MoU dengan Korsel di hari yang sama ini, juga mencakup pembangunan MRT Jakarta Fase 4 dengan lintas Fatmawati-Kampung Rambutan.

"Pembangunan MRT Jakarta Fase 4 merupakan salah satu upaya menciptakan moda transportasi publik berorientasi transit yang semakin luas dan berkembang,” kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dalam keterangannya, Selasa (15/11/2022).

Baca Juga

Heru mengatakan, upaya Indonesia dengan Korsel ini diharapkan bisa mendorong perubahan perilaku dan gaya hidup masyarakat dalam bertransportasi ramah lingkungan dan berkelanjutan. Utamanya, kata dia, juga untuk menjadi solusi demi mengurai kemacetan.

Meski pendanaannya diketahui melalui utang yang didukung Korea, skema dan waktunya masih belum sepenuhnya diperkirakan.

Diketahui, penandatanganan ini dihadiri oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi; Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono; Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korsel, Won Hee-Ryong; dan Dubes RI untuk Korsel, Gandi Sulistiyanto.

Sebelumnya, ketika membuka peluang kerja sama dengan pemerintah Korsel, Menhub Budi Karya Sumadi telah melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan pada bulan Juni 2022 lalu. Budi Sumadi berharap MoU dengan Korsel menjadi langkah awal percepatan pengembangan MRT di Jakarta.

"Kedua negara akan terus meningkatkan kerja sama tidak hanya di sektor perkeretaapian, tetapi juga di sektor darat, laut, dan udara,” tutur Budi Karya.

MoU bersama Korea Selatan ini juga merupakan tindak lanjut pembicaraan pada kegiatan 28th ASEAN Transport Minister Meeting yang diselenggarakan pada 16-17 Oktober 2022 lalu di Bali. Dalam pertemuan bilateral tersebut, Korea Selatan menyampaikan minatnya untuk turut berpartisipasi membangun MRT Jakarta Fase 4 dengan lintas Fatmawati-Kampung Rambutan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement