Sunday, 14 Rajab 1444 / 05 February 2023

Dalam SIAL Interfood, Sasa Ungkap Keberhasilan Ekspor Produk Selama 50 Tahun

Kamis 10 Nov 2022 23:59 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Perusahaan bidang bumbu makan, PT Sasa Inti telah memimpin pasar Indonesia selama lebih dari 50 tahun  di Indonesia. Perusahaan lokal ini mampu mengekspor produknya ke berbagai negara di dunia.

Perusahaan bidang bumbu makan, PT Sasa Inti telah memimpin pasar Indonesia selama lebih dari 50 tahun di Indonesia. Perusahaan lokal ini mampu mengekspor produknya ke berbagai negara di dunia.

Foto: Sasa.
Program Sasa dan SIAL Interfood sejalan dengan program Kementerian Perindustrian

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Perusahaan bidang bumbu makan, PT Sasa Inti telah memimpin pasar Indonesia selama lebih dari 50 tahun  di Indonesia. Perusahaan lokal ini mampu mengekspor produknya ke berbagai negara di dunia.

Marketing Director Consumer Acquisition and Retention Sasa Inti Albert Dinata mengatakan perusahaan menyediakan berbagai macam kategori produk seperti MSG, tepung bumbu, santan, saus sambal dan berbagai produk Sasa lainnya. Memiliki slogan ‘Sasa Melezatkan’, Sasa sudah menjadi sahabat masakan rumah karena menjadi bumbu dapur yang memberikan kelezatan di setiap sajian yang dimasak dan dapat digunakan secara praktis, sehingga merek ini sudah menjadi bagian dari aktivitas memasak sehari-hari.

“Sasa berkesempatan dapat berkolaborasi pada acara SIAL Interfood 2022, pameran makanan dan minuman di Indonesia yang akan berlangsung pada 9 November sampai 12 November 2022 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Indonesia,” ujarnya, Kamis (10/11/2022).

Pameran SIAL Interfood terasa istimewa setelah hampir tiga tahun vakum akibat pandemik Covid-19, Sasa Inti dapat kembali hadir dan memberikan kontribusinya dalam mengembangkan inovasi bidang kuliner, sejalan dengan Program Indonesia Spice Up The World yang dicanangkan oleh Menteri Perindustrian. 

 

“Acara ini merupakan wadah bagi Sasa dan juga para konsumen maupun praktisi kuliner dapat saling bertemu, bertukar ide dan pikiran untuk sama-sama berinovasi menghasilkan masakan yang lezat dan bernutrisi, karena produk Sasa seperti Tepung Bumbu adalah Tepung Bumbu Pertama di Indonesia yang bervitamin dan bermineral, produk Sasa Santan juga merupakan satu-satunya Santan yang mengandung Omega 3,” ucapnya.

 

Di samping itu, perusahaan mengambil tindakan dengan meluncurkan program berbagi Sasa Crazy Kind. Adapun program ini Sasa berbagi kebaikan dengan membagi-bagikan produk Sasa Platinum Care+, yaitu produk yang sudah difortifikasi dengan vitamin, mineral dan omega 3 dan dilengkapi dengan kebaikan nutrisi, yang bermanfaat untuk mendukung kelengkapan gizi keluarga Indonesia dan memperbaiki life quality index di Indonesia.

Melansir Numbeo.com, life quality index Indonesia pada 2022 berada posisi ke empat dari enam negara di Asia Tenggara. Adapun situasi ini yang turut mendorong Sasa terus berinovasi dengan menciptakan produk - produk yang lebih sehat dan bernutrisi.

CEO dan President Director Inti Sasa Rudolf Tjandra menambahkan Sasa Platinum Care+ juga hadir untuk memberikan kebahagiaan melalui makanan lezat yang mudah disajikan.

“Gerakan Sasa Crazy Kind akan menjadi sebuah gerakan yang masif dan berkelanjutan, bukan gerakan yang sifatnya hanya sementara. Sasa Crazy Kind merupakan sebuah gerakan yang bagus untuk mengajak teman-teman semua berbuat baik, tidak hanya saat ini, tapi juga diharapkan nantinya akan membentuk sebuah kebiasaan,” ucapnya.

Kebaikan itu memang menular, tetapi tidak perlu menunggu waktu untuk ditularkan. Jadi mari bersama – sama, mulai saat ini, mulai dari diri sendiri, berlomba – lomba berbuat kebaikan. Menjadi The Crazy Kind dan mengubah dunia menjadi lebih baik lagi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA