Kamis 10 Nov 2022 10:59 WIB

Jualan Motor Listrik, Distributor Sepeda United Bidik Pendapatan Rp 500 Miliar di 2023

United BIKE bidik laba bersih Rp 40 miliar lewat penjualan e-Moped

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
United Bike menandatangani MoU dengan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Gedung United Bike, Tangerang Selatan. PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) optimistis dapat membukukan kinerja gemilang pada 2023. Optimisme tersebut didukung penjualan e-moped dan e-motor yang mulai gencar dilakukan sejak tahun ini.
Foto: Republika/Afrizal Rosikhul Ilmi
United Bike menandatangani MoU dengan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Gedung United Bike, Tangerang Selatan. PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) optimistis dapat membukukan kinerja gemilang pada 2023. Optimisme tersebut didukung penjualan e-moped dan e-motor yang mulai gencar dilakukan sejak tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) optimistis dapat membukukan kinerja gemilang pada 2023. Optimisme tersebut didukung penjualan e-moped dan e-motor yang mulai gencar dilakukan sejak tahun ini. 

Distributor sepeda merek United ini menargetkan pendapatan Perseroan bisa tumbuh signifikan menjadi sebesar Rp 500 miliar. Dari sisi bottom line, Perseroan menargetkan dapat mengantongi laba bersih hingga Rp 40 miliar.

"Yang terbesar akan dikontribusi dari penjualan e-moped, kemungkinan sekitar 40 persen, sisanya sepeda dan e-motor," kata Direktur Utama PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk, Andrew Mulyadi, di acara Public Expose 2022, Rabu (9/11/2022).

Adapun sepanjang sembilan bulan pertama 2022, BIKE mencetak pendapatan sebesar Rp 169,06 miliar. Perolehan tersebut meningkat 37,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 122,93 miliar.

Sementara laba bersih Perseroan per September 2022 tercatat sebesar Rp 22,97 miliar. Pencapaian tersebut meningkat 13,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 20,27 miliar.

Hingga akhir tahun 2022, Andrew menargetkan, Perusahaan dapat mencetak pendapatan lebih dari Rp 200 miliar. Sementara dari sisi bottom line, BIKE diharapkan dapat mengantongi laba bersih sebesar Rp 30 miliar. 

Pada 2023 mendatang, Andrew menyampaikan, Perseroan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 5 miliar untuk keperluan kendaraan, pemenuhan perangkat lunak hingga kebutuhan perkantoran. 

Perseroan juga akan terus menambah jumlah dealer untuk memaksimalkan penjualan motor listrik. Saat ini, Perseroan baru memiliki 11 dealer motor listrik yang tersebar di sejumlah wilayah mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Bengkulu.

"Secara total, Perseroan telah memiliki 684 dealer yang tersebar di lebih dari 28 propinsi di Indonesia," terang Andrew. 

Perseroan juga telah menyusun langkah ekspansi untuk memenuhi target pendapatan oada tahun depan. Perseroan akan bekerja sama dengan pabrikan lokal PT Terang Dunia Internusa untuk mendistribusikan sebanyak 12 ribu unit produk United.

"Kerja sama ini akan mendongkrak kinerja penjualan Sepeda Bersama Indonesia di 2023, minimum 2 kali penjualan di 2022. Performa akan tercermin pada kuartal I 2023," kata Andrew.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement