Kamis 03 Nov 2022 21:06 WIB

Petugas Lapas Gagalkan Penyelundupan Sabu dalam Sandal Jepit

Petugas Lapas Banyuwangi sebut sabu dalam sandal dikirim menggunakan ojek online

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Barang bukti sabu-sabu (ilustrasi). Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi menghentikan upaya penyelundupan sabu pada Kamis (3/11). Sabu itu coba disusupkan ke Lapas di dalam sandal jepit.
Foto: Antara
Barang bukti sabu-sabu (ilustrasi). Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi menghentikan upaya penyelundupan sabu pada Kamis (3/11). Sabu itu coba disusupkan ke Lapas di dalam sandal jepit.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI -- Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi menghentikan upaya penyelundupan sabu pada Kamis (3/11). Sabu itu coba disusupkan ke Lapas di dalam sandal jepit. 

"Petugas piket layanan titipan makanan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang yang diduga narkotika Gol I Jenis Sabu yang diselundupkan di dalam Sandal Jepit pukul 09.50 hari ini," kata Kepala Lapas Banyuwangi, Wahyu Indarto dalam keterangam resmi pada Kamis (3/11).

Dalam pemeriksaan tersebut, sebanyak 3 paket kecil narkoba jenis sabu berhasil disita berikut seorang pengantar barang titipan atas nama Joko Suprayitno 43 Tahun, beralamat di desa Singonegaran, Kecamatan Banyuwangi.

Awalnya, Joko Suprayitno yang berprofesi sebagai ojek online mengirim makanan berupa nasi, makanan ringan, sabun cuci dan sandal jepit ke Lapas Banyuwangi.

"Saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas ditemukan 3 paket barang yang diduga narkotika jenis sabu yang diselundupkan di dalam sandal Jepit," ujar Wahyu. 

Barang tersebut sedianya ditujukan kepada warga binaan atas nama AF yang menempati Kamar F.11 kasus Narkoba, Lapas banyuwangi. Ketika dilakukan pemeriksaan dan penelurusan lebih lanjut didapat informasi bahwa barang tersebut milik narapidana atas nama HP yang berada kamar F.7.  

"Untuk Kedua narapidana AF dan HP juga sudah diamankan dan langsung ditempatkan di straf sell Lapas Banyuwangi, untuk  dilakukan tindakan penyelidikan lebih lanjut," ucap Wahyu. Selanjutnya, pihak Lapas langsung berkoordinasi dan melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Banyuwangi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement