Wednesday, 10 Rajab 1444 / 01 February 2023

Elektabilitas Erick Thohir Dinilai Mampu Menguatkan Soliditas Pemilih Prabowo

Ahad 30 Oct 2022 17:50 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menggandeng dua anggota Kabinet Indonesia Maju, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam kunjungan ke Uni Ermirat Arab (UEA).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menggandeng dua anggota Kabinet Indonesia Maju, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam kunjungan ke Uni Ermirat Arab (UEA).

Foto: Tangkapan layar Instagram Erick Thohir
Elektabilitas Erick Thohir yang tumbuh positif mampu menguatkan pilihan masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Modal elektabilitas mumpuni Menteri BUMN Erick Thohir dinilai berpotensi membuahkan berkah bagi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Pengamat Politik Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun menilai elektabilitas Erick Thohir yang tumbuh positif mampu menguatkan pilihan masyarakat.

 

Rico Marbun menuturkan pertarungan kontestasi Pilpres menjadi kesempatan besar bagi Erick Thohir. Terlebih dalam sejumlah temuan survei Erick Thohir tercatat sebagai figur potensial sebagai calon wakil presiden (cawapres).

Kondisi tersebut, menurut Rico tentu dapat menjadi sebuah modal yang bagus karena mampu menguatkan posisi dari calon presiden (capres) bersanding dengan Erick Thohir. Selain itu juga akan menguatkan daya tarik Erick Thohir.

"Elektabilitas Pak Erick Thohir cukup baik. Apalagi memang komunikasi publik beliau hampir rata dan cukup agresif," kata Rico saat dihubungi di Jakarta, Ahad (30/10/2022).

Misalnya saja, tercatat pada temuan hasil simulasi pasangan calon dari Lembaga Survei Indonesia Political Opinion (IPO), Erick Thohir menjadi cawapres dari sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Hasilnya, duet Prabowo-Erick Thohir berhasil unggul dengan persentase angka 34,7 persen membenamkan pasangan Anies-Agus Harimurti Yudhoyono dengan 27,5 persen. Serta Airlangga Hartarto-Ridwan Kamil 17,5 persen.

Rico menambahkan, hasil tersebut tentunya tidak terlepas dari kinerja Erick Thohir yang sekarang ini tengah berada dalam panggung strategis sebagai Menteri BUMN. Sehingga mampu membawa dampak positif elektoral.

Tidak hanya itu, menurut dia, tingginya elektabilitas keduanya juga didukung oleh gaya komunikasi yang begitu disenangi banyak kalangan. Kondisi tersebut tentu berhasil terekam baik dalam pandangan masyarakat

"Pak Erick cukup dominan di media luar ruang dan selalu hadir mengisi perbincangan publik di media," terang Rico.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA