Wednesday, 10 Rajab 1444 / 01 February 2023

Arteta Minta Arsenal Mengatur Ulang Permainan Jelang Lawan Nottingham Forest

Jumat 28 Oct 2022 20:43 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Manajer Arsenal Mikel Arteta bereaksi selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Southampton FC dan Arsenal FC di Southampton, Inggris, 23 Oktober 2022.

Manajer Arsenal Mikel Arteta bereaksi selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Southampton FC dan Arsenal FC di Southampton, Inggris, 23 Oktober 2022.

Foto: EPA-EFE/VINCE MIGNOTT
Arsenal kurang merespons dengan baik terhadap tekanan.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengatakan Arsenal harus mengatur ulang permainan setelah kalah dari PSV Eindhoven di Liga Europa, Jumat (28/10/2022) dini hari WIB. Permainan The Gunners pada babak pertama dinilai kurang ideal. Arsenal kurang merespons dengan baik terhadap tekanan yang dilakukan tuan rumah.

Gawang Aaron Ramdale akhirnya kebobolan dua gol oleh Joey Veerman dan Luuk de Jong. Dengan jadwal yang padat maka The Gunners harus segera memperbaikinya. Pertandingan terdekat yakni melawan Nottingham Forest. Mereka tampil mengesankan ketka mengalahkan Liverpool baru-baru ini.

Baca Juga

"Ini akhir dari jangka panjang dan sekarang saatnya untuk mengatur ulang dan menganalisis apa yang terjadi. PSV pantas menang, tidak diragukan lagi. Kami tidak berada di dekat level kami hari ini,” kata Arteta usai pertandingan melawan PSV, dilansir dari football london.

Ia menambahkan, pekan lalu permainan menjadi milik Arsenal namun berbeda ketika bermain di Belanda. Menurutnya jika performa tim seperti yang ditunjukkan melawan PSV saat menghadapi tim top Eropa maka dipastikan Arsenak tak akan menang.

“Hari ini kami sangat buruk. Ada periode-periode baru-baru ini ketika kami tampil luar biasa dan yang lainnya ketika kami bermain sangat buruk. Kami tidak memiliki konsistensi selama 95 menit yang kami inginkan,” ujarnya.

Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, Arsenal tak menciptakan ancaman berbahay kepada PSV. Ketika melakukan kesalahan anak asuhnya tak bisa bereaksi dengan cepat dan tepat. Namun ia menegaskan semua itu adalah tanggung jawab dirinya sebagai pelatih.

“Mereka sangat bagus dan bermain di level yang mungkin tidak diharapkan siapa pun. Sekarang terserah saya untuk mendapatkan yang terbaik dari mereka,” ia menambahkan. Rahmat Fajar

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA