Tuesday, 16 Rajab 1444 / 07 February 2023

Pemkot Jaktim Siagakan 150 Petugas untuk Tangani Banjir Duren Sawit

Kamis 27 Oct 2022 00:27 WIB

Red: Nur Aini

Seorang warga membuka gerbang rumah saat terjadi banjir di kawasan Duren Sawit, Jakarta, Selasa (15/3/2022). Menurut warga, banjir setinggi 40 cm hingga 80 cm yang telah merendam pemukiman hingga sepekan tersebut diakibatkan saluran air dari Waduk Haji Dogol ke Kanal Banjir Timur (KBT) yang tersumbat tanah. Republika/Putra M. Akbar

Seorang warga membuka gerbang rumah saat terjadi banjir di kawasan Duren Sawit, Jakarta, Selasa (15/3/2022). Menurut warga, banjir setinggi 40 cm hingga 80 cm yang telah merendam pemukiman hingga sepekan tersebut diakibatkan saluran air dari Waduk Haji Dogol ke Kanal Banjir Timur (KBT) yang tersumbat tanah. Republika/Putra M. Akbar

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Enam RW di Duren Sawit rawan banjir dan genangan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota Jakarta Timur menyiagakan sebanyak 150 personel gabungan untuk menangani banjir dan genangan saat musim hujan di Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit.

Lurah Pondok Bambu, Ahmad Ruslan di Jakarta, Rabu (26/10/2022) mengatakan, personel gabungan yang terlibat berasal dari Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana(Tagana), kader Penggerak Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

Baca Juga

Kemudian unsur Kampung Siaga Bencana (KSB), pengurus RT/RW, Satgas Sumber Daya Air serta tenaga kesehatan dari Puskesmas.

"Semua personel serta sarana prasarananya telah siap untuk penanggulangan bencana," kata Ruslan.

Ruslan menambahkan, sejumlah titik yang dinilai rawan banjir dan genangan di wilayahnya tersebar di enam RW meliputi RW 03, 04, 06, 07, 10 dan RW 11. Namun lokasi yang paling rawan terhadap banjir dan genangan berada di wilayah RW 04 karena lokasi berada di dekat Kali Cipinang.

Dia mengatakan, pihaknya juga telah menggelar apel kesiapan personel beserta sarana dan prasarana penanggulangan bencana tersebut. Terkait kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana, kata Ruslan, saat ini di wilayahnya tersedia empat unit "ring boy", dua unit ban dalam ukuran besar dan satu perahu.

Kemudian pelampung jaket 10 unit, lampu senter dua unit serta tambang satu roll ukuran 100 meter. Selain itu pihaknya juga telah menyiapkan lokasi yang dapat dijadikan dapur umum.

"Kami juga siapkan lokasi dapur umum dan tempat evakuasi di halaman dan aula kantor kelurahan serta musrala," ujar Ruslan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA